Tautan-tautan Akses

PM Papua Nugini Mengundurkan Diri setelah 7 Tahun Berkuasa


Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O'Neill

Perdana Menteri Papua Nugini mengundurkan diri, menyusul pembelotan tingkat tinggi di negara itu.

Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill mengumumkan pengunduran dirinya hari Minggu (26/5) setelah tujuh tahun menjabat. Pengunduran diri O'Neill itu mengikuti sejumlah pembelotan tingkat tinggi dari koalisi yang berkuasa, termasuk dua menteri kabinet.

Mengumumkan pengunduran dirinya, O’Neill mengatakan, "Saya ingin mengatakan bahwa saya akan mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri dalam beberapa hari mendatang ketika saya menemui gubernur jenderal untuk memastikan kita membuka jalan bagi pemerintahan baru, kepemimpinan baru dalam pemerintahan yang baru."

Selama berpekan-pekan O'Neill menolak seruan untuk mengundurkan diri. Tetapi ia mengatakan gerakan baru-baru ini di dalam parlemen menunjukkan "kebutuhan akan perubahan."

"Kita telah menyepakati perubahan arah bahwa kepemimpinan pemerintah kita sekarang akan diserahkan kepada Sir Julius Chan, seorang pemimpin kawakan dan salah seorang bapak pendiri negara besar kita," kata Peter O'Neill.

Penentang O'Neill hari Jumat mengatakan, mereka telah menggalang cukup dukungan di parlemen supaya ia meletakkan jabatan atas berbagai keluhan, termasuk kesepakatan gas dengan perusahaan Prancis, Total.

Pembelotan dari koalisi yang berkuasa telah berlangsung selama berpekan-pekan dan pada hari Jumat setidaknya 9 anggota beralih pihak, menurut dua menteri yang ikut membelot. (ka)

Opini Anda

Tunjukkan komentar

Recommended

XS
SM
MD
LG