Tautan-tautan Akses

Pengadilan Miliarder China atas Kasus Suap Pejabat PBB Dimulai


Dalam sketsa ruang sidang ini, terdakwa Ng Lap Seng duduk di pengadilan di meja terdakwa bersama pengacaranya atas tuduhan penyuapan mantan ketua Sidang Umum PBB. New York, Selasa, 6 Oktober 2015 (sketsa: Elizabeth Willliams via AP)

Ng Lap Seng, seorang miliarder China yang dituduh menyuap diplomat-diplomat PBB untuk menyetujui izin kepadanya membangun sebuah balai konferensi PBB di Macau mengaku tidak bersalah.

Pemilihan juri dimulai Senin dalam persidangan terhadap seorang miliarder China yang dituduh menyuap diplomat-diplomat PBB untuk menyetujui izin kepadanya membangun sebuah balai konferensi PBB.

Ng Lap Seng mengaku tidak bersalah. Dia telah memberi jaminan $50 juta, namun dibatasi untuk tinggal di apartemen mewah miliknya di New York City, di mana dia dijaga sepanjang waktu.

Ng, berusia 69 tahun, dituduh membayar ratusan ribu dolar uang sogok untuk membangun balai dimaksud di Macau. Dia diizinkan meninggalkan apartemennya hanya untuk mengunjungi dokter atau pengacaranya.

Jaksa mengatakan, sebagian uang sogok tersebut sampai pada mantan presiden Majelis Umum, John Ashe dan seorang mantan diplomat dari Republik Dominika, Francis Lorenzo.

Ashe meninggal tahun lalu dalam kecelakaan aneh saat mengangkat beban berat di rumahnya.

Lorenzo mengaku bersalah dan setuju untuk bekerja sama dengan jaksa AS dalam kasus melibat Ng.

Pengacara Ng berpendapat, dakwaan pada Ng bermotif politik, yang bertujuan untuk membendung pengaruh China terhadap negara-negara berkembang yang mungkin menggunakan balai konferensi Macau.

Jika jaksa penuntut dan pengacara menyetujui pemilihan juri tanpa penundaan, hakim dalam kasus tersebut memperkirakan persidangan perkaranya mungkin berlangsung satu bulan atau lebih lama. [ps/al]

XS
SM
MD
LG