Tautan-tautan Akses

PBB Keluarkan Seruan Global untuk Lindungi HAM


Seketraris Jenderal PBB Antonio Guterres di Berlin, Jerman, 19 Januari 2020. (Axel Schmidt/Pool Photo via AP)

Seketraris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa HAM sedang menghadapi serangan akibat berbagai ancaman, termasuk krisis iklim, penyalahgunaan teknologi dijital, dan para pemimpin dunia yang haus kekuasaan. Ia mengeluarkan seruan global untuk mengambil tindakan untuk memajukan dan melindung HAM pada acara pembukaan sidang Dewan Keamanan HAM PBB ke-43 yang berlangsung di Jenewa, Swiss, Senin (24/2).

Dalam pidatonya, Guterres mengatakan, ia memprihatinkan terjadinya erosi terhadap HAM, dan menegaskan bahwa tidak ada satupun negara yang kebal terhadap serangan ini.

Guteres mengatakan, seruannya ini bertujuan untuk mengatasi semua bentuk ketidaksetaraan dan mengeliminasi semua bentuk diskriminasi. Ia juga mengatakan, seruannya ini untuk mengentaskan kemiskinan sehingga semua orang memiliki akses yang setara ke peluang dan pilihan.

Ia mengatakan, beberapa ujian terbesar yang dihadapi HAM muncul ketika konflik, serangan teroris dan bencana alam terjadi. Namun ia menyebutkan, HAM dan UU kemanusiaan seharusnya melindungi orang-orang meski dalam saat-saat tergelap kehidupan mereka.

Ia mencontohkan perang melawan terorisme. Menurutnya, usaha memerangi terorisme tidak boleh mengorbankan HAM. "Jika tidak, tindakan-tindakan kontra-teror akan menjadi tindakan-tindakan kontra-produktif."

Guterres berjanji, PBB -- dengan dukungan yang dibutuhkan dari Komunitas Internasional -- akan membantu melindungi mereka yang membutuhkan. Ia mengatakan, PBB akan membantu melindungi hak-hak kelompok-kelompok minoritas, memastikan kesetaraan gender dan hak-hak kesetaraan bagi perempuan. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG