Tautan-tautan Akses

PBB Adakan Debat Soal Rasisme Pasca Pembunuhan George Floyd


Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, 27 Februari 2020. (Foto: dok).
Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, 27 Februari 2020. (Foto: dok).

Badan Hak Asasi Manusia PBB akan mengadakan debat penting minggu ini mengenai "pelanggaran hak asasi manusia yang dipicu oleh ras, rasisme sistematis, kebrutalan polisi dan kekerasan terhadap protes damai" setelah pembunuhan George Floyd di Amerika.

Dewan Hak Asasi Manusia dengan suara bulat sepakat untuk mengadakan debat mendesak, yang dijelaskan oleh juru bicara dewan Rolando Gomez sebagai "sesi dalam sidang" pada hari Rabu ini, ketika 47 negara anggota badan melanjutkan pekerjaan yang tersisa dari sidang Maret yang ditangguhkan karena wabah virus corona.

Surat yang dikirim hari Jumat oleh Duta Besar Burkina Faso, Dieudonne Desire Sougouri atas nama Grup Afrika kepada presiden dewan itu menyerukan "debat mendesak" dan mencatat "peristiwa tragis" terkait dengan pembunuhan Floyd di Minneapolis pada 25 Mei.

"Kematian George Floyd sayangnya bukan insiden yang terisolasi," kata Sougouri selama sidang.Dewan HAM sebelumnya hanya mengadakan empat debat mendesak, sebagian besar terkait Suriah, meskipun telah mengadakan puluhan sidang khusus. [my/ii]

‚Äč
XS
SM
MD
LG