Tautan-tautan Akses

Partai Pro-Eropa Menangkan Pemilu di Bulgaria


PM Bulgaria, Boiko Borisov, melambaikan tangan saat ia tiba untuk suatu perdebatan di parlemen, sebelum jajak pendapat terkait pengunduran diri pemerintahannya di Sofia, Bulgaria, 16 November 2016 (foto: REUTERS/Stoyan Nenov)

Setelah jajak pendapat menunjukkan Partai Sosilais berada di tempat kedua dalam pemilu parlemen Bulgaria, pemimpin Partai Sosialis, Kornelia Ninova mengakui kekalahannya.

Pemimpin Partai Sosialis Kornelia Ninova mengaku kalah setelah jajak pendapat menunjukkan partai tersebut berada di tempat kedua dalam pemilu parlemen Bulgaria yang dilangsungkan hari Minggu (25/3).

Ninova mengucapkan selamat pada Partai GERB pimpinan mantan perdana menteri Boiko Borisov yang menjadi pemenang.

Jajak pendapat Alpha Research menyatakan GERB memenangkan pemilu dengan meraih 32,2% suara, sementara Partai Sosialis berada di tempat kedua dengan 28% suara. Sebuah jajak pendapat terpisah yang dilakukan Gallup International Balkan menunjukkan GERB meraih 32,8% suara, sementara Partai Sosialis meraih 28,4%.

Hasil resmi diperkirakan akan disampaikan hari Senin (27/3).

Pemilu itu dinilai sebagai ujian atas kesetiaan Bulgaria pada Uni Eropa dan Rusia, yang memiliki hubungan budaya dan politik bersejarah. Bulgaria diperkirakan akan menjadi pemimpin blok itu pada tahun 2018.

GERB dan Partai Sosialis sama-sama mengkampanyekan upaya pemulihan ekonomi dengan Rusia guna memberi manfaat bagi pemilih di negara paling miskin di Uni Eropa itu. Tetapi Partai Sosialis bertekad akan melakukan lebih banyak hal, meskipun itu berarti akan mengganggu negara-negara mitra Uni Eropa.

GERB tidak memenangkan cukup suara untuk memerintah sendiri, dan tampaknya akan membentuk pemerintahan koalisi dengan United Patriot yang merupakan aliansi tiga partai nasionalis, yang dalam jajak-jajak pendapat berada pada tempat ketiga.

Partai Sosialis mengesampingkan opsi ikut serta dalam pemerintahan koalisi. Tetapi Ninova mengatakan partainya sedang mengkaji opsi untuk membentuk pemerintahan, jika sayap kanan tengah Partai GERB tidak bisa memerintah sendiri.

Borisov yang berusia 57 tahun mengundurkan diri sebagai perdana menteri setelah partainya kalah dalam pemilu presiden tahun lalu. Parlemen dibubarkan Januari lalu, dan presiden yang ditunjuk sebagai penyelenggara pemerintahan akan tetap berkuasa hingga pemerintah baru dibentuk. [em]

XS
SM
MD
LG