Tautan-tautan Akses

Olimpiade, Topik Perdebatan Sengit Kampanye Pemilihan Gubernur Tokyo


Gubernur Tokyo, Yuriko Koike. (Foto: dok).
Gubernur Tokyo, Yuriko Koike. (Foto: dok).

Kampanye pemilihan gubernur Tokyo secara resmi dimulai, Kamis (18/6), dan miliaran dolar yang dihabiskan untuk penyelenggaraan Olimpiade yang ditunda menjadi salah satu topik yang sengit diperdebatkan.

Yuriko Koike, yang kini menjabat gubernur ibu kota Jepang, difavoritkan terpilih kembali dalam kontes yang dipersaingkan oleh belasan kandidat itu. Ia merupakan pendukung kuat penyelenggaraan Olimpiade itu meski pelaksanaannya belum bisa dipastikan sepenuhnya mengingat wabah virus corona yang belum menunjukkan titik terang.

Taro Yamamoto, aktor populer yang kini menjadi politisi, terjun dalam persaingan itu. Dalam sebuah debat, pekan ini, ia mengatakan Olimpiade itu seharusnya dibatalkan dan miliaran dolar dana yang dipersiapkan dialihkan untuk membantu rakyat yang menghadapi kesulitan ekonomi akibat wabah virus corona.

Olimpiade, Topik Perdebatan Sengit Kampanye Pemilihan Gubernur Tokyo. (Foto: ilustrasi)
Olimpiade, Topik Perdebatan Sengit Kampanye Pemilihan Gubernur Tokyo. (Foto: ilustrasi)


“Olimpiade harus dibatalkan,” kata Yamamoto kepada Koike. “Tidak ada jaminan bisa menyelenggarakannya dengan aman di Tokyo karena kita belum menemukan vaksin Covid-19.”

Yamamoto dan beberapa kandidat lain memperingatkan bahaya yang ditimbulkan dengan mendatangkan banyak orang luar ke Tokyo. Mereka mengatakan Tokyo akan kewalahan menangani pasien virus corona dan mengendalikan wabah itu.

Jika terlaksana, Olimpiade Tokyo akan menghadirkan 11.000 atlet dari 200 negara dan wilayah. Pesta olahraga akbar itu juga akan menghadirkan 4.400 atlet paralimpiade; ribuan staf pendukung dan wartawan; dan ribuan sukarelawan. Dan seandainya diizinkan, ribuan orang dari berbagai penjuru dunia juga akan datang untuk menyaksikan langsung Olimpiade tersebut.

“Tokyo akan berubah menjadi sebuah cawan petri karena menampung begitu banyak orang dari berbagai penjuru dunia,” kata Yamamoto. “Kita seharusnya memberitahu Komite Olimpiade Internasional bahwa Tokyo tidak bisa menyelenggarakan acara itu dengan aman.”

Seorang kandidat lain, pengacara terkenal Kenji Utsunomiya, juga mendukung pembatalan Olimpiade setelah mempertimbangkan perhitungan sejumlah pakar penyakit. Dua kandidat lain mengusulkan penundaan selama dua hingga empat tahun.

Koike, Komite Olimpiade Internasional, dan panitia Olimpiade setempat bersikeras agar Olimpiade itu tetap dilangsungkan namun disederhanakan. Meski demikian mereka tidak secara spesifik menjelaskan bagaimana itu bisa diwujudkan. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG