Tautan-tautan Akses

AS

Obama Hapuskan Hukuman Penjara 330 Napi Lagi


Presiden AS Barack Obama berbicara di Lembaga Pemasyarakatan El Reno di Oklahoma City, 2015. Ia satu-satunya presiden AS yang mengunjungi penjara federal. (Reuters/Kevin Lamarque)

Obama melihat banyak ketidakadilan dalam hukuman yang dijatuhkan, dan dia memiliki pandangan bahwa orang seharusnya diberi kesempatan baru.

Pada hari terakhirnya sebagai presiden, Barack Obama menghapuskan hukuman dari 330 terpidana kasus narkoba, sehingga jumlah total narapidana yang diampuninya mencapai 1715 orang.

Ini berarti Obama telah memberi pengampunan kepada lebih banyak orang dibandingkan 12 presiden sebelumnya secara kolektif. Lebih dari 500 orang sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup.

“Obama memang bertekad melakukan hal ini. Dia ingin membebaskan sebanyak mungkin orang,” kata Neil Eggleston, pengacara Gedung Putih, dalam sebuah wawancara.

“Dia melihat banyak ketidakadilan dalam hukuman yang dijatuhkan, dan dia memiliki pandangan bahwa orang seharusnya diberi kesempatan baru.”

Untuk Obama, ini merupakan terakhir kali dia mempergunakan wewenang kepresidenannya. Pada Jumat siang di Gedung Capitol, Obama akan berdiri mendampingi presiden terpilih Donald Trump, yang akan disumpah sebagai presiden baru, dan bab kepemimpinan Obama dalam sejarah berakhir sudah. [jm]

XS
SM
MD
LG