Tautan-tautan Akses

Mahasiswa Thailand Sindir Orang Nomor 2 Junta Militer


PM Thailand Prayuth Chan-ocha dalam pers konferense didampingi Wakil PM dan Menhan Prawit Wongsuwan di Bangkok, 15 Agustus 2016. (Foto: dok).

Mahasiswa Thailand dengan spanduk-spanduk besar dan boneka kritikan hari Sabtu memberi sindiran terbaru terhadap orang nomor dua dalam dewan penguasa militer, yang dijuluki “Jenderal Rolex” karena koleksi jam-tangan mewahnya yang tidak dilaporkan secara resmi.

Skandal jam itu telah meningkatkan ketidak senangan terhadap kekuasaan militer di kerajaan tersebut dan menimbulkan rentetan protes yang kreatif yang menantang pembatasan oleh dewan penguasa militer terhadap kritikan.

Hari Sabtu, mahasiswa yang memimpin upacara sebelum pertandingan sepakbola di Bangkok mempertunjukkan beberapa kendaraan hias yang besar mengelilingi lapangan termasuk beberapa kendaraan yang memperolok orang nomor dua junta militer, Prawit Wongsuwan.

Jenderal yang berusia 72 tahun itu telah menjadi sasaran kekesalan umum sejak beredarnya fotonya bulan Desember yang menunjukkannya mengangkat tangan untuk melindungi matanya terhadap sinar matahari, dan memperlihatkan satu cincin berlian dan satu jam tangan Richard Mille yang mahal.

Sejak itu, para pegiat online telah mengungkapkan foto-foto pejabat tinggi junta militer itu mengenakan sekitar 25 jam tangan mewah yang kabarnya tidak dimasukkan dalam daftar ketika ia melaporkan asetnya. [gp]

XS
SM
MD
LG