Tautan-tautan Akses

Jamaika Perketat Restriksi COVID-19 Setelah Jumlah Kasus Melonjak


Pasar Jamaika tetap kosong karena pekerja mendisinfeksi tempat itu selama pandemi COVID-19 pada 23 Mei 2020. (Foto: AFP/Alfredo Estrella)

Jamaika mengawali jam malam baru selama dua pekan mulai Rabu (10/2), untuk memperlambat lonjakan mendadak kasus infeksi COVID-19.

PM Andrew Holness mengumumkan larangan keluar rumah itu akan berlangsung mulai pukul 20.00 hingga pukul 05.00 setiap hari.

Perdana menteri juga mengakui dalam pidato di hadapan legislator pada hari Selasa (9/2) bahwa meskipun jam malam diketahui efektif, pembatasan aktivitas dan pergerakan juga merugikan perekonomian.

Berdasarkan restriksi terbaru, limit pertemuan umum dikurangi dari 15 orang menjadi 10 orang hingga 24 Februari.

Perdana menteri mengumumkan restriksi itu setelah terlebih dulu memberitahu parlemen bahwa sekitar 1.900 orang terjangkit COVID-19 di Jamaika dalam satu pekan terakhir.

Holness juga mengatakan pasien yang diopname meningkat di seluruh kepulauan itu.

Sejauh ini Jamaika telah mengukuhkan 17.298 kasus dan 358 kematian akibat virus corona, sebut Johns Hopkins University Coronavirus Resource Center. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG