Tautan-tautan Akses

AS

DPR AS Akan Lakukan Voting Soal Serahkan Pasal Pemakzulan ke Senat


Ketua DPR AS Nancy Pelosi berbicara menjelang pemungutan suara DPR tentang resolusi kekuatan perang dan di tengah kebuntuan seputar pemakzulan Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters)

DPR AS, Rabu (15/1), akan melangsungkan pemungutan suara mengenai penyerahan pasal-pasal pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump ke Senat. Pengadilan pemakzulan di Senat sendiri diperkirakan akan dimulai awal pekan depan.

DPR menyetujui pasal-pasal pemakzulan bulan lalu. Namun ketuanya, Nancy Pelosi, menunda penyerahannya ke Senat karena Fraksi Demokrat di DPR berusaha mendesak agar para pemimpin Senat sepakat mendengarkan keterangan dari saksi-saksi baru pada sidang itu.

Masalah itu hingga kini belum terselesaikan. Pemimpin mayoritas Senat Mitch McConnell menolak gagasan untuk menghadirkan saksi-saksi baru itu dan mengatakan keputusan menyangkut hal tersebut baru akan diambil setelah pengadilan dimulai.

Pelosi mengatakan, jika Senat melangsungkan pengadilan tanpa saksi-saksi baru, rakyat Amerika akan memandanganya sebagai upaya sepenuhnya menutup-nutupi kebenaran secara politik. “Pemimpin Mc Connel dan presiden khawatir fakta-fakta baru akan bermunculan,” kata Pelosi.

Setelah voting itu, para legislator akan menyerahkan pasal-pasal pemakzulan itu ke Senat.

Tim manajer pemakzuklan DPR juga akan ditujuk Rabu (15/1), dan kemungkinan akan mencakup nama Ketua Komisi Intelijen Adam Schiff dan Ketua Komisi Hukum Jerrold Nadler. [ab/uh]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG