Tautan-tautan Akses

Ditemukan, Seorang Lagi Awak Kapal Ternak yang Tenggelam Dekat Jepang


Seorang anggota awak Filipina yang diyakini berada di atas Gulf Livestock 1, sebuah kapal kargo yang membawa ternak dan puluhan anggota kru yang hilang setelah mengeluarkan sinyal bahaya akibat Topan Maysak, diselamatkan oleh Penjaga Pantai Jepang. (Foto: Reuters)

Tim SAR Jepang, Jumat (4/9), berhasil menemukan seorang lagi awak kapal angkut ternak yang tenggelam dekat Pulau Amami Oshima, Jepang, di Laut China Timur.

Pria tersebut ditemukan tak sadarkan diri dengan wajah tertelungkup sekitar 120 kilometer dari Amami Oshima. Tim SAR juga menemukan puluhan bangkai sapi tak jauh dari pria tersebut.

Garda Pantai Jepang mengatakan, awak yang kewarganegaraannya belum diketahui tersebut dilarikan ke rumah sakit namun belakangan dilaporkan meninggal. Hingga sejauh ini belum ada laporan mengenai adanya mayat manusia atau bangkai sapi di kawasan pesisir Jepang.

Kapal bernama Gulf Livestock 1 dan berbobot hampir 12 ribu ton ini mengangkut sekitar 5.800 ekor sapi. Kapal itu mengirim sinyal darurat Rabu pagi (2/9) terkait gangguan mesin dan cuaca yang buruk. Ada 43 awak di kapal itu, di mana 39 di antaranya berasal dari Filipina, dua dari Selandia baru dan dua dari Australia.

Kapal itu sendiri berangkat dari Napier, Selandia Baru, pertengahan Agustus lalu dan sedang dalam perjalanan ke Tangshan di kawasan pantai timur China.

Badai Maysak sedang menghantam wilayah selatan Jepang ketika kapal itu tenggelam. Menurut situs pelacak kapal MarineTraffic.com, pada saat terakhir posisi Gulf Livestock 1 diketahui, kapal tersebut berlayar sewaktu angin bertiup dengan kecepatan 107 kilometer per jam.

Operator kapal itu, Gulf Navigation Holdings PJSC, yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab, menolak mengomentari kecelakaan itu. Perusahaan yang diperdagangkan di Pasar Finansial Dubai ini memiliki dan mengoperasikan kapal-kapal kargo yang mengangkut bahan kimia, ternak dan lain-lain. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG