Tautan-tautan Akses

Campur Tangan Rusia dalam Kancah Perpolitikan Dibeberkan dalam Sidang Dengar di Senat


Clint Watts, kanan, seorang Pakar Senior di Foreign Policy Research Institute Program on National Security, bersaksi di depan sidang dengar Komite Intelijen Senat terkait aktivitas intelijen Rusia di Capitol Hill, Washington, D.C. tanggal 30 Maret 2017 (foto: AP Photo/Susan Walsh)

Pakar yang memberi kesaksian Kamis di depan Komite Intelijen Senat menyatakan Rusia berhasil melancarkan kampanye yang sukses dan belum pernah terjadi sebelumnya untuk mempengaruhi diskursus politik Amerika selama kampanye presiden tahun lalu.

Rusia berhasil melancarkan kampanye yang sukses dan belum pernah terjadi sebelumnya untuk mempengaruhi diskursus politik Amerika selama kampanye presiden tahun lalu, demikian menurut pakar yang memberi kesaksian Kamis di depan Komite Intelijen Senat.

“Rusia berharap bisa memenangkan Perang Dingin Kedua lewat kekuatan politik, dan bukan militer,” kata pakar keamanan dunia maya Clinton Watts dari Foreign Policy Research Institute. Watts memperinci penggunaan serangan dunia maya oleh Rusia dan sebuah kampanye disinformasi guna membingungkan pemilih Amerika serta mengadu domba warga Amerika.

Kesaksian ini memberi konfirmasi apa yang dikatakan oleh anggota-anggota kedua partai selama berbulan-bulan.

“Presiden Vladimir Putin memerintahkan sebuah kampanye yang disengaja dan dibangun secara hati-hati guna melemahkan pemilihan kita,” kata wakil senior Demokrat dalam komite ini, Senator Mark Warren dari Virginia.

Sebelum sidang terbuka ini, Putin mengecam tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan dan menyebutnya sebagai “provokasi dan kebohongan.” [jm]

XS
SM
MD
LG