Tautan-tautan Akses

AS Akan Menggerebek Rumah Imigran di 9 Kota


AS Akan Menggerebek Rumah Imigran di 9 Kota
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:03 0:00

Anggota dari Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai atau ICE dipersiapkan untuk melancarkan serangan di seluruh negara pada Minggu yang ditujukan untuk menangkap imigran ilegal di seluruh negara yang menghadapi ancaman deportasi, sehingga mereka bisa dipulangkan ke negara asal mereka

CN: 28580529 US-ICE RAIDS
HEAD: US Set to Raid Immigrant Homes in Nine Cities
INTRO:
Anggota dari Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai atau ICE dipersiapkan untuk melancarkan serangan di seluruh negara pada Minggu yang ditujukan untuk menangkap imigran ilegal di seluruh negara yang menghadapi ancaman deportasi, sehingga mereka bisa dipulangkan ke negara asal mereka.Berikut laporannya dibawakan oleh Jimmy.
TEKS:
Kampanye ini, yang dikonfirmasi oleh Presiden Trump, diduga akan difokuskan pada ratusan keluarga di sembilan kota besar, termasuk Chicago, Los Angeles, dan New York.
“Orang datang ke negara ini secara ilegal, kami mengeluarkan mereka secara legal,” kata Trump.
Para anggota ICE akan menyasarkan imigran yang dianggap berbahaya.Pejabat direktur ICE Matthew Albence mengatakan, imigran yang disasarkan ada dalam “daftar yang dipercepat” dari kasus peradilan imigrasi.
Serangan imigrasi yang diupayakan Trump ini tampaknya akan disambut baik oleh pemilih yang mendukungnya berdasarkan janjinya untuk membrantas imigrasi ilegal di Amerika.Pihak Demokrat yang beroposisi telah mengecam operasi itu, katanya hal itu tidak berperi-kemanusiaan, khususnya untuk keluarga yang berasal dari Amerika Tengah, yang mengupayakan kehidupan lebih baik di Amerika Serikat.
Trump meng-klaim bahwa persentase besar dari mereka adalah penjahat yang sudah ditahan di pusat-penahanan di Texas, dekat perbatasan selatan dengan Meksiko, dimana Wapres Mike Pence berkunjung pada Jumat.
“Sori, kita bisa mengijinkan mereka ke dalam negara kita,” kata Trump di Twitter.“Kalau tempat penahanan itu terlalu padat, beritahu mereka agar jangan datang dan beritahu Demokrat untuk membereskan lubang-lubangnya!”
Ken Cuccinelli, pejabat direktur dari kantor Kewarganegaraan dan Imigrasi menolak serangan itu merupakan sebuah tindak politik.Dia mengatakan kepada CNN, “Sementara banyak orang dalam pemerintahan ini mengatakan ini rekayasa, orang yang kini berdatangan ke perbatasan dan disadari ini krisis nyata.”
Dalam hari-hari menjelang serangan ini, kebanyakan walikota yang Demokrat telah menegaskan kebijakan mereka untuk tidak bekerja sama dengan pejabat ICE seputar deportasi dan juga menyediakan telepon langsung untuk imigran supaya mereka faham dengan hak-hak mereka.
Selain itu, para anggota Kongres dari Demokrat telah memberitahu imigran tentang hak-hak mereka dan memberitahu mereka agar jangan membukakan pintu untuk ICE, kecuali kalau petugas memperlihatkan surat perintah pengadilan, dan jangan bicara atau menandatangani apa-apa tanpa bicara dengan seorang pengacara dulu. (JM/AL)
XS
SM
MD
LG