Jumat, 29 April 2016 Waktu: 15:06

    Toko suvenir di Washington DC memperkirakan hari pelantikan terbesar kedua dalam sejarah AS, kedua setelah pelantikan Obama pertama kalinya.

    Toko Suvenir di Washington DC Sambut Pelantikan Obama

    Menjelang hari pelantikan Obama untuk masa jabatan keduanya 21 Januari 2013 mendatang, toko-toko suvenir mulai ramai menjajakan dagangannya. Selengkapnya

    Kemenangan Pemilu Presiden Obama Hampir Resmi

    Sekelompok pemilih yang telah diseleksi bertemu untuk membuat hasil pemilihan umum Amerika resmi. Selengkapnya

    Reaksi Imigran di Los Angeles atas Kemenangan Obama Beragam

    Daerah-daerah imigran di seluruh Los Angeles menunjukkan beragam reaksi atas kemenangan kembali Presiden Obama dalam pilpres 6 November lalu. Selengkapnya

    Berita Lainnya tentang Pemilu AS
     

    Hasil Penghitungan Suara Pilpres AS

    Tunggu sesaat...


    Video-video Pemilu

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    Obama Menang dan Selebriti Hollywood - VOA untuk Dahsyati
    || 0:00:00
    ...    
     
    X
    21.11.2012
    Sahabat Dahsyat, Vivit Kavi sedang berada di Gedung Putih pasca Pemilihan Presiden Amerika. Para pendukungnya langsung meluapkan kegembiraan mereka di depan Gedung Putih, hingga New York. Siapa saja artis Hollywood yang ikut bergembira merayakan kemenangan Presiden Obama? Simak VOA untuk Dahsyat berikut ini.
    Video

    Video Obama Menang dan Selebriti Hollywood - VOA untuk Dahsyat

    Sahabat Dahsyat, Vivit Kavi sedang berada di Gedung Putih pasca Pemilihan Presiden Amerika. Para pendukungnya langsung meluapkan kegembiraan mereka di depan Gedung Putih, hingga New York. Siapa saja artis Hollywood yang ikut bergembira merayakan kemenangan Presiden Obama? Simak VOA untuk Dahsyat berikut ini.
    Video

    Video Warga Indonesia dan Kemenangan Obama - Liputan Feature VOA

    Pesta demokrasi Amerika telah berlalu. Keberhasilan Presiden Obama mempertahankan kursi kepresidenannya disambut suka cita oleh para pendukung partai Demokrat., dan kekecewaan bagi pendukung partai Republik. Meski demikian bagi segaian warga Amerika menang kalahnya jagoan mereka bukan satu-satunya alasan yang melegakan setelah usai dari TPS. Ikuti liputan Tim VOA berikut ini.
    Video

    Video Pemilu di Amerika - VOA untuk Friends

    Apa kabar, Friends? Pemilihan Presiden AS telah berlalu, dengan kemenangan presiden Obama. Namun bagaimana sebenarnya proses pemungutan suara di Amerika? Reporter VOA Vina Mubtadi mendatangi sebuah TPS di kota Silver Spring di negara bagian Maryland dan membandingkan jalannya proses voting di Amerika dengan di Indonesia dalam liputan berikut ini.
    Video

    Video Tugas Berat ke Depan di Balik Euforia Pasca Pemilu AS - Laporan VOA

    Presiden Barack Obama kembali memenangkan Pemilu Amerika untuk masa jabatan empat tahun mendatang. Apa yang menjadi prioritas pemerintahan Obama dalam bidang ekonomi? Ikuti laporan Tim VOA dari Washington DC.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk Liputan 6 Siang SCTV

    Bagaimana hasil pemilihan presiden Amerika yang baru saja berakhir hari Selasa, 6 November 2012? Reporter VOA, Supriyono dan reporter SCTV Valerina Daniel melaporkan dari studio VOA di Washington DC untuk Liputan 6 Siang SCTV.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk Kabar Siang TV One

    Bagaimana hasil perhitungan suara dalam Pemilihan Presiden Amerika 2012 yang telah berlangsung hari Selasa, 6 November 2012 ini? Reporter VOA, Nova Poerwadi dari studio VOA Washington DC, Helmi Johannes dari basis partai Republik di Boston dan Patsy Widakuswara dari basis partai Demokrat di Chicago, melaporkan secara langsung untuk pemirsa Kabar Siang, TV One.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits untuk Seputar Indonesia Siang RCTI

    Bagaimana hasil perhitungan suara dalam Pemilihan Presiden Amerika 2012 yang telah berlangsung hari Selasa, 6 November 2012 ini? Reporter VOA, Nova Poerwadi dari studio VOA Washington DC, Helmi Johannes dari basis partai Republik di Boston dan Patsy Widakuswara dari basis partai Demokrat di Chicago, melaporkan secara langsung untuk pemirsa Seputar Indonesia Siang, RCTI.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk Metro TV

    Siapakah yang menjadi Presiden Amerika untuk periode empat tahun mendatang? Reporter VOA Nova Poerwadi di studio VOA Washington DC, Helmi Johannes di Boston dan Patsy Widakuswara di Chicago melaporkan secara langsung untuk pemirsa Metro TV di Jakarta.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk TV One

    Bagaimanakah jalannya proses pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2012? Reporter VOA Nova Poerwadi di studio VOA Washington DC, Helmi Johannes di Boston dan Patsy Widakuswara di Chicago melaporkan secara langsung untuk pemirsa TV One.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk RCTI

    Bagaimana jalannya pemilihan presiden Amerika 2012? Reporter VOA, Nova Poerwadi di Washington DC dan Helmi Johannes di Boston melaporkan secara langsung jalannya proses demokrasi di Amerika hari ini, 6 November 2012 untuk pemirsa RCTI.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk Kompas TV

    agaimana suasana pemilihan umum Amerika, 6 November 2012, hari ini? Reporter VOA Ariadne Budianto (Washington DC), Retno Lestari (Boston) dan Patsy Widakuswara (Chicago) malaporkan secara langsung kegiatan Pemilu Amerika 2012 untuk pemirsa Kompas TV.
    Video

    Video Amerika Memilih 2012 - Live Hits VOA untuk SCTV

    Bagaimana jalannya pemilihan presiden Amerika 2012? Nova Poerwadi dan Valerina Daniel melaporkan jalannya proses demokrasi langsung dari Washington DC untuk pemirsa SCTV di Jakarta.
    Video

    Video Pengaruh Isu Ketenagakerjaan dalam Pemilu AS - Laporan VOA

    Angka Pengangguran Amerika kembali naik ke 7,9 persen, yang berarti sebanyak 12 juta warga Amerika masih mencari kerja, meskipun 171 ribu pekerjaan baru tercipta sepanjang bulan Oktober, termasuk di sektor manufaktur, jasa dan retail. Tidak semua orang melihat kemajuan sektor ketenagakerjaan ini sebagai prestasi yang telah Pemerintahan Obama. Bagaimana pengaruhnya bagi Pemilu AS yang akan berlangsung Selasa, 6 November 2012? Selengkapnya ikuti Laporan VOA bersama Nova Poerwadi.
    Video

    Video Sehari Menjelang Pemilu AS 2012 - Apa Kabar Amerika

    Hari Selasa besok rakyat Amerika akan menentukan apakah Presiden Obama layak diberi kunci Gedung Putih selama empat tahun lagi, atau sebaiknya kunci tersebut dialihkan ke Mitt Romney. Persaingan antara keduanya sangat ketat, dan pilpres AS kali ini diprediksi akan sangat seru. Bahkan meskipun Presiden Obama menang pilpres, belum tentu ia memenangkan popular vote atau mayoritas suara rakyat. Mengapa bisa demikian? Ikuti analisa reporter VOA Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington, DC.
    Video

    Video Pemilu AS - Dampak Respon Pasca Bencana Jelang Pemilu AS - Liputan Berita VOA

    Hanya beberapa hari menjelang Pemilu, Presiden Obama sempat menangguhkan kampanyenya dan meninjau para korban badai Sandy di New Jersey. Begitu pula capres partai Republik, Mitt Romney, yang menangguhkan kampanyenya dan menggiatkan penggalangan dana bagi para korban ini. Bagaimana dampak respon penanggulangan bencana bagi para Capres menjelang Pemilu AS? Ikuti liputan Tim VOA bersama reporter Nova Poerwadi.
    Video

    Video Pemilu AS - Derasnya Iklan Kampanye di Ohio - Liputan Berita VOA

    Bagaimana rasanya menjadi warga Ohio, negara bagian yang diperebutkan dalam kampanye Kepresidenan pra-Pemilu Amerika 2012? Warga Ohio dihujani dengan iklan baik malalui televisi, radio maupun telepon. Ohio dianggap menjadi benteng pertahanan terpenting bagi Kubu Obama untuk memenangkan pemilihan Presiden Amerika tahun ini. Simak fenomena derasnya iklan kampanye di egara bagian ini bersama reporter VOA, Nova Poerwadi.
    Video

    Video Pemilu AS - Isu Agama dalam Pemilu Amerika - Liputan Berita VOA

    Aliran Mormon di Amerika sering dianggap sebagai aliran sesat di Amerika bagi para penganut kristen konservatif. Agama ini dikenal dengan nama 'Gereja Yesus Kristus dan Orang-orang Suci Jaman Akhir' dan memiliki sekitar enam juta penganut di seluruh AS, termasuk kandidat Capres AS dari Partai Republik, Mitt Romney. Bagaimana isu agama dan pengaruhnya dalam pemilu AS? Selengkapnya ikuti liputan reporter VOA, Patsy Widakuswara.
    Video

    Video Pemilu AS - Persaingan Merebut Pemilih Perempuan - Liputan Berita VOA

    Dalam pemilu Amerika, kaum perempuan sering menjadi blok pemilih yang diperebutkan. Presiden Obama dan kebijakan Partai Demokrat sering disebut sebagai pendukung kaum perempuan dengan isu utama kaum perempuan seperti hak-hak reproduksi dan kesetaraan di tempat kerja. Namun belakangan ini kaum perempuan mulai melirik capres Mitt Romney karena isu ekonomi dan kesulitan mencari pekerjaan. Selengkapnya ikuti liputan Tim VOA bersama reporter Patsy Widakuswara.

    Galeri Foto: Konvensi Nasional Partai Republik, Tampa, 27-30 Agustus

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    • Oh Se-hyek, warga Korea Utara di pengasingan, mengatakan "Sulit memilih kandidat yang disukai. Tapi sepertinya langkah yang tepat melaksanakan kebijakan secara konsisten di bawah Obama, terutama terhadap Korea Utara." (Y. Kim/VOA) 
    • Kim Su-yeon, mahasiswa hubungan internasional di Hankuk University, Korea Selatan mengatakan, "Saya memilih Obama secara virtual karena kebijakannya sesuai dengan ketertarikan dan sikap politik pribadi saya." (Y. Kim/VOA)
    • Tony Guzman, 31, mencoblos lebih awal di California sebelum pergi ke Manila, Filipina. Ia memilih Obama karena "rencana ekonominya jauh lebih masuk akal" dan ia menyukai sikapnya dalam isu-isu sosial. (S. Orendain/VOA)
    • Derek Obryan, 21, mahasiswa Filipina keturunan Amerika mengatakan ia menyukai Obama karena "ia berusaha mengubah dan memberikan contoh yang berbeda untuk dunia." (S. Orendain/VOA)
    • Jane Lien, warga Amerika keturunan Taiwan dan sukarelawan Korps Perdamaian di Filipina, memilih Obama karena "sulit membayangkan negara kami dipimpin Romney." (S. Orendain/VOA)
    • Fadli Zon, wakil ketua Partai Gerindra di Indonesia, mengatakan "bersama Obama ada sebuah sentimen. Saya dapat melihat perubahan opini antara pemerintahan Bush dan Obama." (S. Schonhardt/VOA)
    • Ima Abdulrahim, direktur eksekutif Habibie Center di Indonesia, mengatakan "kemenangan Obama lebih baik untuk Asia." (S. Schondart/VOA)
    • Mohammad Ashraf Kashawaz, seorang penyanyi di Kabul, Afghanistan mengatakan "saya menyukai Obama. Ia tahu ia melayani negaranya. Dan ia tidak hanya memikirkan negaranya, tapi juga memikirkan Afghanistan." (S. Behn/VOA)
    • Mohamed Abu Roob, ahli optik dari Kota Tua di Jerusalem mengatakan bangsa Palestina merasa termotivasi pada masa jabatan pertama Obama dan berpikir ia akan melakukan sesuatu untuk konflik Palestina-Israel, namun tidak pernah terjadi apa-apa. (S. Bobb/VOA)
    • Ruth Harif, seorang ibu rumah tangga di Israel, mengatakan bahwa pemilu AS merupakan "tragedi. Sungguh sebuah tragedi. Saya punya dua anak perempuan dan dua cucu laki-laki tinggal di Amerika dan saya selalu mengikuti dengan seksama apa yang dilakukan Obama." (S. Bobb/VOA)
    • Charles Ngigi, seorang uskup di Nairobi, Kenya, mengucapkan selamat pada Amerika karena menunjukkan kedewasaan dalam demokrasi. "Pihak yang kalah dengan segera menerimanya, sehingga membawa kedamaian." (G. Joselow/VOA)
    • Daniel Orenge, seorang pengacara di Nairobi berharap Obama akan segera berkunjung lagi ke Kenya. (G. Joselow)
    • Farouk Abou el Gheit, petugas farmasi di Kairo, mengatakan "Obama memberikan pidato yang sangat bagus waktu datang ke Kairo, tapi pelaksanaannya nol." (Y. Weeks/VOA)
    • Wahid Ahmed Fouad, pelayan toko di Kairo, mengatakan, "Untuk skala tertentu, ia telah mengakhiri terorisme di dunia Arab." (Y. Weeks/VOA)
    • Mervat Mohammed, ibu rumah tangga di Kairo, mengatakan "Obama berhubungan dengan Arab dan Muslim dengan rasa hormat." (Y. Weeks/VOA)
    • Mahmoud, penjaga pintu di Kairo, mengatakan "Obama dapat membantu Mesir. Ia seorang pria yang baik, dan bangsa Mesir menyukainya. Ia dicintai di Kairo." (Y. Weeks/VOA)

    Ikuti Kami

    Video & Foto Terbaru

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    VOA Trending Topic: Reaksi Hollywood atas Meninggalnya Princei
    X
    Ariono Arifin
    28.04.2016
    Meninggalnya musisi Prince dalam usia 57 tahun, menimbulkan berbagai reaksi di Hollywood. Ariono Arifin menyajikannya untuk pemirsa #VOATrendingTopic berikut ini.
    Video

    Video VOA Trending Topic: Reaksi Hollywood atas Meninggalnya Prince

    Meninggalnya musisi Prince dalam usia 57 tahun, menimbulkan berbagai reaksi di Hollywood. Ariono Arifin menyajikannya untuk pemirsa #VOATrendingTopic berikut ini.
    Video

    Video The Fed Belum Naikkan Tingkat Suku Bunga Acuan

    Bank Sentral AS atau The Federal Reserve memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya untuk saat ini. Menurut Komite Penentu Kebijakan The Fed, meski kondisi lapangan kerja Amerika semakin membaik tapi inflasi masih terlalu rendah dan resiko global tetap ada.
    Video

    Video Kilas VOA 29 April 2016

    Serangan udara ke Aleppo, Suriah menewaskan puluhan orang. Lawatan mendadak Wapres AS di tengah krisis politik Irak. Gelombang cuaca panas melumpuhkan sebagian India. Pekerja Perancis berdemo menolak perubahan UU Tenaga Kerja.
    Video

    Video Akankah the Fed Naikkan Suku Bunga sebelum Pilpres?

    Setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve) mempertahankan suku bunga acuan, pelaku pasar mulai bertanya akankah the Fed menaikkannya sebelum pemilu November. Meski kebijakan fiskal the Fed lepas dari perkembangan politik, pilpres dipastikan ikut menambah faktor ketidakpastian dalam perekonomian.
     Aktivitas di Facebook