<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>  <rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"> <channel> <title>‪Apa Kabar Amerika‬ - Voice of America | Bahasa Indonesia</title> <link>http://www.voaindonesia.com/archive/apa-kabar-amerika/latest/407/414.html</link> <language>id</language> <itunes:author>VOA</itunes:author> <copyright>BaseRssPage.ChanelCopyright></copyright> <itunes:summary>Patsy Widakuswara dan Supri Yono hadir setiap minggu dengan perkembangan terakhir dari AS dalam bentuk obrolan santai namun penuh analisa tajam. Acara ini disiarkan dalam acara Apa Kabar Indonesia di tvOne.</itunes:summary> <description>Patsy Widakuswara dan Supri Yono hadir setiap minggu dengan perkembangan terakhir dari AS dalam bentuk obrolan santai namun penuh analisa tajam. Acara ini disiarkan dalam acara Apa Kabar Indonesia di tvOne.</description> <itunes:owner> <itunes:name>Voice of America</itunes:name> <itunes:email>noreply@voanews.com</itunes:email> </itunes:owner> <itunes:image href="http://gdb.voanews.com/30D3C42B-8477-4F9D-99D9-58471944B7C9.jpg" /> <itunes:explicit>no</itunes:explicit> <itunes:category text="News &amp; Politics"/> <atom:link href="http://www.voaindonesia.com/podcast/video.aspx?count=20&amp;zoneId=414" rel="self" type="application/rss+xml" />  <item> <title>Prahara Obama - Apa Kabar Amerika - Mei 20, 2013</title> <description>Jika di tanah air kisruh skandal politisi, perempuan dan uang, di Amerika pun Presidennya sedang pusing. Prahara Obama – tiga skandal sekaligus mengguncang Gedung Putih minggu ini, membuat orang curiga Presiden Obama terkena fenomena &quot;2nd term curse&quot; atau kutukan masa jabatan kedua. Selengkapnya ikuti penjelasan teman-teman VOA, Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington DC.</description> <itunes:author>VOA</itunes:author> <itunes:summary>Jika di tanah air kisruh skandal politisi, perempuan dan uang, di Amerika pun Presidennya sedang pusing. Prahara Obama – tiga skandal sekaligus mengguncang Gedung Putih minggu ini, membuat orang curiga Presiden Obama terkena fenomena &quot;2nd term curse&quot; atau kutukan masa jabatan kedua. Selengkapnya ikuti penjelasan teman-teman VOA, Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington DC.</itunes:summary> <enclosure url="http://cdnbakmi.kaltura.com/p/1175831/sp/117583100/serveFlavor/entryId/1_wz9opcz5/flavorId/1_zh5q6qxy/name/a.mp4" type="video/mp4" length="30617600" /> <guid>http://www.voaindonesia.com/media/video/1664630.html</guid> <pubDate>Mon, 20 May 2013 13:08:00 -0400</pubDate> <itunes:duration>264,00</itunes:duration> <itunes:image href="http://gdb.voanews.com/934734EC-045D-42B9-903E-FAB9A0614026_w268_r1.jpg"/>  </item>  <item> <title>Eyang Subur Versi Amerika - Apa Kabar Amerika - Mei 06, 2013</title> <description>Heboh Eyang Subur sudah berlangsung sebulan lebih tapi tak kunjung surut, dan membuat teman2 kita di VOA di Washington teringat pada ‘Eyang Subur versi Amerika’. Apa benar ada kasus serupa dengan Eyang Subur ini? Selengkapnya ikuti penjelasan teman2 VOA, Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington DC.</description> <itunes:author>VOA</itunes:author> <itunes:summary>Heboh Eyang Subur sudah berlangsung sebulan lebih tapi tak kunjung surut, dan membuat teman2 kita di VOA di Washington teringat pada ‘Eyang Subur versi Amerika’. Apa benar ada kasus serupa dengan Eyang Subur ini? Selengkapnya ikuti penjelasan teman2 VOA, Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington DC.</itunes:summary> <enclosure url="http://cdnbakmi.kaltura.com/p/1175831/sp/117583100/serveFlavor/entryId/1_327fgkag/flavorId/1_aypiu41u/name/a.mp4" type="video/mp4" length="29569024" /> <guid>http://www.voaindonesia.com/media/video/1655774.html</guid> <pubDate>Mon, 06 May 2013 16:30:00 -0400</pubDate> <itunes:duration>261,00</itunes:duration> <itunes:image href="http://gdb.voanews.com/401068C6-1AE6-4755-A90F-CE4DA39E4E7E_w268_r1.jpg"/>  </item>  <item> <title>Amerika Pasca Bom Boston - Apa Kabar Amerika - April 29, 2013</title> <description>Dua minggu lalu kita menyaksikan betapa dua pemuda, tanpa pengalaman, menggunakan teknologi relatif rendah, mampu melumpuhkan kota Boston, dengan menanam dua bom di event marathon kota ini. Setelah diketahui dua pelakunay adalah warga Muslim, imigran asal Chechnya, apakah sejauh ini ada backlash terhadap umat Muslim di sana? Dan bagaimanakan reaksi warga AS menghadapi serangan terror terakhir ini? Selengkapnya ikuti penjelasan teman2 VOA, Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington DC.</description> <itunes:author>VOA</itunes:author> <itunes:summary>Dua minggu lalu kita menyaksikan betapa dua pemuda, tanpa pengalaman, menggunakan teknologi relatif rendah, mampu melumpuhkan kota Boston, dengan menanam dua bom di event marathon kota ini. Setelah diketahui dua pelakunay adalah warga Muslim, imigran asal Chechnya, apakah sejauh ini ada backlash terhadap umat Muslim di sana? Dan bagaimanakan reaksi warga AS menghadapi serangan terror terakhir ini? Selengkapnya ikuti penjelasan teman2 VOA, Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari Washington DC.</itunes:summary> <enclosure url="http://av.voanews.com/kaltura-test/VOA/Indonesian/mp4/2013/04/Amerika_Pasca_Bom_Boston_-_Apa_Kabar_Amerika_1_dx3kmpxd_1_zztzo7h2.mp4" type="video/mp4" length="30408704" /> <guid>http://www.voaindonesia.com/media/video/1651291.html</guid> <pubDate>Mon, 29 Apr 2013 16:59:59 -0400</pubDate> <itunes:duration>264,00</itunes:duration> <itunes:image href="http://gdb.voanews.com/F9B6C305-9023-4128-AA95-992768C9E186_w268_r1.jpg"/>  </item>  <item> <title>Kemelut Apple di Kuartal Kedua - VOA untuk Kabar Pasar - April 29, 2013</title> <description>Selama 10 tahun terakhir ini, nama Apple berkibar sebagai pionir inovawi teknologi. Namun belakangan ini, Apple tampak terengah-engah menghadapi para pesaingnya. Dalam kuartal kedua, profit Apple turun secara signifikan. Selengkapnya mengenai kemelut yang melanda Apple, berukut liputan tim VOA.</description> <itunes:author>VOA</itunes:author> <itunes:summary>Selama 10 tahun terakhir ini, nama Apple berkibar sebagai pionir inovawi teknologi. Namun belakangan ini, Apple tampak terengah-engah menghadapi para pesaingnya. Dalam kuartal kedua, profit Apple turun secara signifikan. Selengkapnya mengenai kemelut yang melanda Apple, berukut liputan tim VOA.</itunes:summary> <enclosure url="http://av.voanews.com/kaltura-test/VOA/Indonesian/mp4/2013/04/Kemelut_Apple_di_Kuartal_Kedua_-_VOA_untuk_Kabar_Pasar_1_vih6pwig_1_sijqw8as.mp4" type="video/mp4" length="14260224" /> <guid>http://www.voaindonesia.com/media/video/1651287.html</guid> <pubDate>Mon, 29 Apr 2013 16:56:08 -0400</pubDate> <itunes:duration>124,00</itunes:duration> <itunes:image href="http://gdb.voanews.com/65DF26CB-BE79-49CB-8EE4-A0C8DE7D4DBA_w268_r1.jpg"/>  </item>  </channel> </rss> 