Terbitan 20.02.2013
Pertempuran antara tentara Perancis dan pemberontak garis keras Mali menewaskan puluhan pemberontak dan seorang tentara Perancis. Perkembangan ini dicermati di Amerika Serikat yang juga berkepentingan terhadap stabilitas Mali. Sebagian pengamat mencatat, kelompok teroris internasional kembali melirik Afrika, setelah markasnya di Timur Tengah dan Asia Selatan terus digempur Amerika. Selengkapnya dilaporkan tim VOA dari Washington, D.C.