Sabtu, 23 Mei 2015 Waktu: 03:38

Liputan Feature VOA

Film Tsunami, The Impossible - Liputan Feature VOAi
X
08.01.2013
Film "The Impossible" mengangkat kisah tentang bencana alam Tsunami delapan tahun silam, dengan korban meninggal dunia mencapai 230 ribu orang meninggal dunia. Alur cerita diangkat dari kisah nyata korban selamat. Film ini berhasil meraih banyak penghargaan, termasuk dalam Festival Film Hollywood untuk kategori Pemeran Terbaik. Simak dalam liputan VOA berikut ini.

Film Tsunami, The Impossible - Liputan Feature VOA

Terbitan 09.01.2013

Film "The Impossible" mengangkat kisah tentang bencana alam Tsunami delapan tahun silam, dengan korban meninggal dunia mencapai 230 ribu orang meninggal dunia. Alur cerita diangkat dari kisah nyata korban selamat. Film ini berhasil meraih banyak penghargaan, termasuk dalam Festival Film Hollywood untuk kategori Pemeran Terbaik. Simak dalam liputan VOA berikut ini.

Liputan Feature VOA

‪Tim liputan VOA menghadirkan berbagai kisah unik dan menarik mengenai berbagai peristiwa dan aspek kebudayaan Amerika yang dikemas secara apik. Cerita-cerita ini dapat disaksikan di berbagai stasiun televisi di tanah air, termasuk RCTI, MNC dan Trans7.

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...  
🔇
X
  • Migran anak Rohingya, yang baru-baru ini tiba di Indonesia dengan menggunakan kapal, menangis ketika seorang sukarelawan memotong rambutnya di kompleks sementara untuk para pengungsi di Aceh Timur, provinsi Aceh, Indonesia.
  • Seorang anggota Snuff Puppets, kelompok teater boneka dari Melbourne Australia, 'menjilat' para komuter di stasiun kereta di Singapura. Kelompok tersebut berada di Singapura sebagai bagian dari program seni untuk merayakan ulang tahun ke-50 hubungan diplomasi antara Australia dan Singapura.
  • Para siswa menyaksikan presentasi ketika mereka duduk di kepompong yang merepresentasikan rahim ketika berkunjung ke pameran "Galeria Manusia: Evolusi Kita, Tubuh Kita" di Museum Sains Alam di Brussels, Belgia.
  • Seorang anggota keluarga korban yang dibantai berduka ketika tiba di masjid Imam Ali, lokasi bom bunuh diri di desa al-Qadeeh di provinsi timur Gatif, Arab Saudi.
  • Seorang demonstran mengambil ancang-ancang melemparkan batu ke arah polisi ketika protes menentang Presiden Burundi Pierre Nkurunziza dan keinginannya untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga, Bujumbura, 21 Mei 2015.
  • Pembalap Astana Fabio Aru dari Italia, tersenyum ketika menerima ciuman di podium, mengenakan seragam kapten berwarna pink setelah tahap ke-13 sepajang 147 Km balapan sepeda Tour of Italy ke-98 dari Montecchio Maggiore ke Jesolo, Italia, 22 Mei 2015.
  • Seorang anak laki Palestina beristirahat di sofa tua di depan rumah kumuh di kota Gaza.
  • Seorang tamu mengenakan kacamata fancy berpose di karpet merah ketika tiba di pemutaran film, "The Assassin" (Nie yin niang), dalam Festival Film Cannes ke-68 di Cannes, Perancis selatan, 21 Mei 2015.
  • Seorang perempuan mengumpulkan batang tebu kering untuk menyalakan api untuk membuat gula merah di pinggiran Bengaluru, India.
  • Nina Sublatti, mewakili Georgia, membawakan lagu 'Warrior' dalam gladi resik babak final Eurovision Song Contest di ibukota Austria, Vienna.
  • Seekor kucing tampak di tempat penyelamatan hewan Asis di San Rafael de Heredia, Costa Rica, 21 Mei 2015.
Galeri Foto

Galeri Foto 22 Mei 2015

Video

Video Perayaan Dharma Shanti di Washington DC

Hari minggu kemarin, warga Bali di Washington DC merayakan Dharma Shanti, salah satu bagian dari rangkaian upacara Nyepi di Bali. Bagimana suasananya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video

Video Masa Depan Kota Baltimore Pasca Kerusuhan

Sebagian wilayah kota Baltimore AS mencoba membangun kembali setelah ratusan tempat usaha hancur dalam kerusuhan dan demonstrasi anarkis yang terjadi bulan lalu. Pejabat memperkirakan kerugian sebesar 9 juta dolar, tapi warga yakin Baltimore akan berubah postif bila ada tambahan investasi dana.
Video

Video Tren Mencari dan Memakan Tanaman Liar di Kota

Meningkatnya minat warga AS terhadap makanan organik menyebabkan munculnya berbagai gerakan termasuk tren “urban foraging” untuk mencari dan memakan tanaman liar yang tumbuh di kota. Warga AS juga bisa mengikuti berbagai kursus dan tur mengenai urban foraging yang semakin banyak digelar.
Video

Video Kilas VOA 22 Mei 2015

Kelompok ISIS merebut kota bersejarah Palmyra, Suriah. Pulau buatan di wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan. Darurat di California akibat tumpahan minyak. Pembukaan toko mainan Walt Disney terbesar di dunia.
 Aktivitas di Facebook