Jumat, 19 September 2014 Waktu UTC: 05:48

Ikuti Kami

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Dalam foto tertanggal 4 Februari 2013, Ilham Tohti, cendekiawan yang vokal dari suku minoritas Uighur di China, memberikan wawancara di rumahnya di Beijing. (AP/Andy Wong)

  • Polisi anti-huru-hara menjaga pos pemeriksaan di jalan dekat pengadilan tempat cendekiawan Ilham Tohti diadili di Urumqi, Xinjiang (17/9).

  • Polisi anti-huru-hara menjaga pos pemeriksaan di jalan dekat pengadilan tempat cendekiawan Ilham Tohti diadili di Urumqi, Xinjiang (17/9).

  • Para diplomat asing menyaksikan dari balik garis polisi di luar pengadilan Urumqi di provinsi Xinjiang, China barat laut (17/9). (AP/Jack Chang)

  • Istri cendekiawan Uighur, Guzulnur, menangis saat berpamitan dengan kawan-kawannya di bandar udara Beijing (15/9). (AP/Ng Han Guan)

  • Guzulnur, istri cendekiawan Uighur yang ditahan, Ilham Tohti, berpamitan pada teman-teman sebelum terbang ke Urumqi di bandar udara Beijing (15/9). (AP/Ng Han Guan)

China Adili Cendekiawan Uighur Atas Tuduhan Separatisme

Ilham Tohti ditangkap bulan Januari dan kemudian dituduh mendorong terorisme dan separatisme dalam kuliah, tulisan, dan pernyataannya kepada media asing di China.

Multimedia Lainnya

Tampilkan Lainnya

Indonesia

Asap menyelimuti udara di Singapura akibat kebakaran hutan di kawasan Riau, Kamis (18/9).

Pemerintah Harus Cegah agar Bencana Asap Tak Berulang

Pemerintah didesak untuk melakukan langkah strategis guna mencegah bencana asap agar tidak terus berulang terjadi setiap tahun. Selengkapnya

Baca Juga

Dunia

Dua tentara Peshmerga siaga di atas tank mereka di kota Mosul, Irak (foto: dok).

Jenderal Kurdi Irak: Perlu Campur Tangan AS untuk Kalahkan ISIS

Kepala pasukan Peshmerga di Irak mengatakan serangan udara Amerika terhadap Negara Islam sangat membantu kalau dilakukan secara agresif. Selengkapnya

Baca Juga

Amerika Serikat

Beberapa pekerja restoran cepat saji AS menuntut upah minimum $15 per jam dalam protes di kota Detroit, Michigan (foto: dok).

Pekerja Restoran Cepat Saji AS Tuntut Upah Layak

Pekerja restoran cepat saji baru-baru ini melakukan protes di seluruh Amerika untuk menentang McDonald, Burger King dan bisnis cepat saji lain agar membayar upah pekerja sekurangnya 15 dolar per jam. Selengkapnya

Baca Juga

Olahraga

Para pemain sepakbola Korea Utara dalam pertandingan melawan China di Asian Games Incheon, Korea Selatan (15/9). (AP/Dita Alangkara)

Kontingen Korea Utara untuk Asian Games Disambut Meriah

Upacara penyambutan diadakan di Incheon Kamis (18/9) bagi para anggota kontingen Korea Utara yang berjumlah 273 orang itu. Selengkapnya

Baca Juga

Gaya Hidup

Kepala WHO Margaret Chan (kiri) dan pejabat PBB David Nabarro memberikan keterangan mengenai kondisi Ebola di Afrika Barat, dalam konferensi pers di Washington DC (3/9).

DK PBB Adakan Pertemuan Darurat soal Ebola

Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat tentang bagaimana membendung penyebaran virus Ebola, yang telah menewaskan hampir 2.600 orang di Afrika Barat. Selengkapnya

Baca Juga

Iptek

Asap menyelimuti udara di Singapura akibat kebakaran hutan di kawasan Riau, Kamis (18/9).

Pemerintah Harus Cegah agar Bencana Asap Tak Berulang

Pemerintah didesak untuk melakukan langkah strategis guna mencegah bencana asap agar tidak terus berulang terjadi setiap tahun. Selengkapnya

Baca Juga

Video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Akun Bernama Samaran di Facebook Terancam Blokiri
X
Nova Poerwadi
18.09.2014
Bila Anda punya nama di Facebook tak sesuai layaknya nama di KTP, misalnya 'Ibunya Iwan' hal tersebut melanggar aturan baru Facebook. Di Amerika, aturan ini langsung mendapat penolakan, termasuk dari para waria yang dipaksa kembali ke nama KTP mereka. Berikut laporan tim VOA dari Washington, D.C.
Video

Video Akun Bernama Samaran di Facebook Terancam Blokir

Bila Anda punya nama di Facebook tak sesuai layaknya nama di KTP, misalnya 'Ibunya Iwan' hal tersebut melanggar aturan baru Facebook. Di Amerika, aturan ini langsung mendapat penolakan, termasuk dari para waria yang dipaksa kembali ke nama KTP mereka. Berikut laporan tim VOA dari Washington, D.C.
Video

Video Pemburu iPhone 6 Melempar iPhone dan Android Bekas ke Internet

Prapemesanan iPhone 6 dan 6 Plus di hari pertama saja mencapai dua kali lipat pra-pemesanan iPhone 5 dulu. Sebagian peminat melempar iPhone lama atau bahkan Android berlayar 5 inci mereka ke bursa ponsel bekas di internet. Berikut laporan tim VOA dari Washington, D.C.
Video

Video Kilas VOA 19 September 2014

Kongres AS menyetujui bantuan bagi pemberontak Suriah kontra ISIS. Australia menahan tersangka angggota ISIS yang berniat membunuh warga setempat. Warga Inggris menunggu hasil referendum kemerdekaan Skotlandia. Keharusan memakai nama asli di Facebook diprotes para waria.
Video

Video Gerakan Anti Perang Amerika Mulai Protes Strategi ISIS Obama

Meski tidak akan mengirimkan pasukan ke Irak, strategi Presiden Obama menghadapi ISIS tetap mengundang kontroversi. Sejumlah anggota Kongres dan aktivis anti perang di Amerika hari ini mengadakan konferensi pers, menolak keterlibatan militer Amerika di Irak dan Suriah dalam bentuk apapun.
Video

Video Laboratorium Bawah Laut Tempat Latihan Astronot NASA

Badan Antariksa AS, NASA mentargetkan dapat menangkap dan menjelajahi asteroid. Mereka menjalankan sejumlah simulasi dalam kondisi ekstrim, seperti di laboratorium bawah laut di perairan Key Largo, Florida. Seperti apa lab bawah laut ini? Selengkapnya bersama reporter VOA Patsy Widakuswara.
Lihat Sebelumnya
 Aktivitas di Facebook