Selasa, 23 September 2014 Waktu UTC: 12:19

Ikuti Kami

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Ribuan mahasiswa berdemonstrasi di kampus Chinese University di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Ribuan mahasiswa berdemonstrasi di kampus Chinese University di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Ribuan mahasiswa memboikot kuliah sebagai protes atas keputusan Beijing untuk membatasi reformasi pemilu di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Ribuan mahasiswa memboikot kuliah sebagai protes atas keputusan Beijing untuk membatasi reformasi pemilu di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Spanduk protes bertuliskan "Pemogokan mahasiswa adalah awal, perlu Serikat Guru Profesional Hong Kong untuk mendukung pemogokan guru," di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Pemogokan mahasiswa mendapat dukungan luas dari universitas dan pengelolanya, yang telah menawarkan kelonggaran bagi mahasiswa untuk bolos kuliah untuk mengikuti demonstrasi, di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Spanduk dengan huruf China bertuliskan "Boikot kuliah sebagai protes" di sebuah pahatan di University Mall di dalam kampus Chinese University di Hong Kong (22/9). (VOA/Hai Yan)

  • Ribuan mahasiswa Hong Kong melakukan reli untuk memrotes kebijakan Beijing (22/9). (AP/Vincent Yu)

  • Para mahasiswa mogok kuliah di Hong Kong sebagai protes atas kebijakan Beijing.

Demonstrasi di Hong Kong

Ribuan mahasiswa Hong Kong telah memulai boikot kuliah sebagai protes atas keputusan Beijing untuk tidak mengizinkan pemilu demokratis di bekas koloni Inggris itu.

Multimedia Lainnya

Tampilkan Lainnya

Indonesia

Pasukan anti-teror Densus 88 membawa empat warga asing yang ditangkap di Sulawesi, di bandar udara Jakarta (14/9). (AFP/Bima Sakti)

Kelompok Militan di Sulawesi Klaim Pembunuhan 'Informan Polisi'

Mujahidin Indonesia Timur, dipimpin oleh ekstremis buronan yang dikenal sebagai Santoso, mengatakan mereka telah membunuh Fadli, 50, di Sulawesi Tengah. Selengkapnya

Baca Juga

Dunia

Cendekiawan China, Ilham Tohti (Foto: dok). Tohti yang memperjuangkan kelompok minoritas Uighur di China, divonis hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan penduduk Urumqi, Selasa, 23 September 2014.

China Vonis Cendekiawan Uighur Penjara Seumur Hidup

Pengadilan penduduk Urumqi memvonis Ilham Tohti, setelah berlangsungnya pengadilan dua hari yang dijaga ketat, akhir pekan lalu. Pengadilan tidak menjawab panggilan telpon untuk mengukuhkan informasi mengenai proses peradilan tersebut. Selengkapnya

Baca Juga

Amerika Serikat

Presiden terpilih Afghanistan, Ashraf Ghani Ahmadzai saat menyampaikan sambutan kemenangannya di Kabul (22/9).

Presiden Terpilih Afganistan Minta Pertolongan Washington

Presiden terpilih Afganistan, Ashraf Ghani Ahmadzai akan menandatangani persetujuan keamanan bilateral yang akan memungkinkan 9.800 tentara AS untuk tetap tinggal di Afghanistan setelah misi perang NATO berakhir pada tanggal 31 Desember. Selengkapnya

Baca Juga

Olahraga

Pemain tenis Korea Selatan Lee Hyung-taik membawa obor dalam upacara pembukaan Asian Games ke-17di Incheon (19/9). (Reuters/Kim Kyung-Hoon)

Kompetisi di Asian Games Tak Sekedar Olahraga

Di dalam perhelatan olahraga di wilayah terpadat di dunia, dengan 4,5 miliar penduduk pada penghitungan terakhir, ada gambaran tentang Asia sendiri. Selengkapnya

Baca Juga

Gaya Hidup

Polisi di Bangladesh menggunakan pentungan listrik dalam demonstrasi di Dhaka. (Foto: Ilustrasi)

Amnesty: China Galakkan Pelanggaran HAM

Amnesty mengatakan semakin banyak perusahaan China memperoleh keuntungan dari perdagangan yang disebut “peralatan penyiksaan." Selengkapnya

Baca Juga

Iptek

Aktris Cate Blanchett dalam sebuah iklan layanan masyarakat untuk mendorong pemberlakuan pajak karbon. (Foto: Dok)

Koalisi Global Dorong Pemberlakuan Pajak Karbon

Hampir 100 pemerintah dan 1.000 perusahaan akan bersatu untuk menganjurkan kebijakan yang mendorong pergeseran ke teknologi energi yang lebih bersih. Selengkapnya

Baca Juga

Video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Kilas VOA 23 September 2014i
X
Alam Burhanan
22.09.2014
Pemimpin dunia menghadiri Sidang Umum PBB. Serangan militan ISIS meningkat di Suriah. Puluhan ribu warga Kashmir India terlantar akibat banjir. Pesawat NASA berhasil mengorbit planet Mars.
Video

Video Kilas VOA 23 September 2014

Pemimpin dunia menghadiri Sidang Umum PBB. Serangan militan ISIS meningkat di Suriah. Puluhan ribu warga Kashmir India terlantar akibat banjir. Pesawat NASA berhasil mengorbit planet Mars.
Video

Video Polisi Komunitas Ciptakan Lingkungan Lebih Aman

Sejumlah ketegangan rasial di AS dipicu oleh buruknya hubungan antara polisi dan warga komunitas tertentu. Banyak kepolisian daerah di AS, termasuk Kepolisian Long Beach di California, kini menerapkan teknik kepolisian komunitas yakni melibatkan masyarakat untuk memerangi kejahatan.
Video

Video Pilkada di Amerika

Bagaimana isu Pilkada di Amerika? Di negara yang konon disebut sebagai mercusuar demokrasi ini, praktis semua pemilihan dilakukan langsung kecuali di level paling atas. Selengkapnya ikuti penjelasan Patsy Widakuswara dan Supri Yono dari VOA di Washington DC dalam "Apa Kabar Amerika" berikut ini.
Video

Video Ekonomi AS Belum Pulih Benar, Suku Bunga Tak Berubah

Kepercayaan konsumen selama belanja tahun ajaran baru membuat peritel dan usaha terkait banyak berharap kepada puncak musim belanja Natal dan Tahun Baru. Tetapi berbagai indikator lain, membuat berbagai pihak termasuk Federal Reserve berhati-hati. Selengkapnya dikabarkan Nova Poerwadi dan tim VOA.
Video

Video Isu ISIS dan Ebola akan Dominasi SU PBB

Presiden Obama, Presiden SBY dan para pemimpin dunia lain berada di New York minggu ini mengikuti Sidang Umum PBB. Isu yang dipastikan akan mencuat termasuk strategi global menghadapi ancaman ISIS dan wabah Ebola.
Lihat Sebelumnya
 Aktivitas di Facebook