Rabu, 29 April 2015 Waktu: 01:17

Ikuti Kami

Video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Kamera, Bantu Pembuktian Kasus Penindakan Polisii
X
28.04.2015
Penggunaan kamera pada polisi yang semakin diperlukan sebagai alat bantu dalam pembuktian dalam kasus penindakan oleh polisi. Dalam beberapa kasus terjadi kesimpang-siuran informasi karena tidak adanya pembuktian visual saat terjadinya penindakan oleh polisi.

Kamera, Bantu Pembuktian Kasus Penindakan Polisi

Penggunaan kamera pada polisi yang semakin diperlukan sebagai alat bantu dalam pembuktian dalam kasus penindakan oleh polisi. Dalam beberapa kasus terjadi kesimpang-siuran informasi karena tidak adanya pembuktian visual saat terjadinya penindakan oleh polisi.

Multimedia Lainnya

Tampilkan Sebelumnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Rumah-rumah hancur oleh gempa bumi di desa Paslang, kota Gorkha di Nepal (27/4). ​(Bishwo Ghimire/World Vision via AP)
  • Doa bersama bagi para korban gempa di Nepal, diadakan oleh asosiasi sherpa atau porter di biara Sherpa, Jackson Heights, New York (26/4). (VOA/Ang Kami Sherpa)
  • Tentara Nepal kehilangan keseimbangan saat turun dari tumpukan puing-puing saat mengambil mayat dari sebuah rumah, menyusul gempa di Bhaktapur, Nepal (27/4) ​(Reuters/Adnan Abidi)
  • Warga Nepal Sangita Mahat (tengah) mengarahkan polisi saat mereka mengambil mayat  salah satu kerabatnya Prasamsah, 14, dalam upaya penyelamatan di Balaju, Kathmandu (27/4). ​(AFP/Prakash Singh)
  • Seorang perempuan berduka karena kehilangan cucu perempuannya yang tewas dalam gempa di Bhaktapur, Nepal (27/4). ​(Reuters/Navesh Chitrakar)
  • Seorang perempuan India bernama Padma memegang foto putranya Bharat dan menantunya Partima yang hilang kontak setelah gempa bumi di Nepal, dalam upacara doa bagi korban gempa di kuil Hindu di Jammu, India (27/4). ​(AP/Channi Anand)
  • Seorang anak yang terluka dalam gempa digendong oleh tentara Nepal setelah dievakuasi dalam helikopter angkatan udara India di Kathmandu, Nepal (27/4). ​(AP/Altaf Qadri)
  • Para korban gempa bumi di Nepal terbaring di dalam helikopter angkatan udara India setelah dievakuasi dari Trishuli Bazar ke bandar udara Kathmandu di Nepal. ​(AP/Altaf Qadri)
  • Seorang perempuan India menangis saat kerabatnya (kanan) yang sedang berziarah di Nepal saat gempa terjadi Sabtu, kembali ke bandar udara di Ahmadabad, India (27/4). ​(AP/Ajit Solanki)
  • Para tenaga sukarela Nepal mengeluarkan bahan bantuan yang dibawa oleh helikopter angkatan udara India untuk para korban gempa, di Trishuli Bazar di Nepal (27/4). ​(AP/Ajit Solanki)
  • Perempuan-perempuan India berdoa untuk para korban gempa Nepal di sebuah kuil di Gorkha Nagar di Jammu, India (27/4). ​(AP/Channi Anand)
  • Jaket dan foto berpigura terlihat menggantung di dinding yang retak dari sebuah rumah yang rusak akibat gempa di Bhaktapur, Nepal (27/4). ​(Reuters/Adnan Abidi)

Indonesia

Keluarga terpidana mati chases narkoba, Myuran Sukumaran setibanya di pelabuhan Wijayapura untuk mengunjungi penjara di pulau Nusa Kambangan di Cilacap, Jawa Tengah, 28 April 2014. (Foto:REUTERS/Idhad Zakaria/Antara Foto)

Meski Diprotes, Indonesia Tetap akan Eksekusi 9 Terpidana Narkoba

Para pejabat belum memberi waktu tepat bagi eksekusi tersebut, tetapi, hari Sabtu, mereka memberi peringatan 72 jam kepada tawanan mengenai pengeksekusian mereka, sebagaimana diatur oleh hukum Indonesia. Selengkapnya

Baca Juga

Dunia

Peta Arab Saudi dan ibukota Riyadh.

Arab Saudi Tangkap Pria yang Dicurigai Oknum ISIS Pelaku Pembunuhan 2 Polisi

Nawaf al-Enezi ditemukan di sebuah tempat persembunyian, sekitar 100 kilometer sebelah timur Riyadh, dan mengalami cedera karena ditembak polisi selama proses penangkapan. Selengkapnya

Baca Juga

Amerika Serikat

Gedung Mahkamah Agung AS (Foto: dok).

Mahkamah Agung AS Gelar Sidang Dengar Pendapat Soal Pernikahan Sesama Jenis

Dua tahun lalu, Mahkamah Agung Amerika membatalkan Undang-undang Federal yang mencegah pemerintah AS mengakui ikatan sesama jenis. Selengkapnya

Baca Juga

Iptek

Bigyan Bhandari, seorang warga Nepal berusia 28 tahun yang bekerja di sebuah restoran Nepal yang dikelola oleh K.P. Sitoula, menggunakan HPnya untuk menelepon keluarganya di Kathmandu dalam sebuah wawanacra di Seoul, Korea Selatan, 27 April 2015.

Telepon dan Aplikasi untuk Bertukar Pesan Bantu Warga Nepal di Luar Negeri Hubungi Keluarga

Beberapa orang di Nepal bergantung pada mobil, sumber tenaga surya dan mesin yang bisa menyimpan energi saat pemadaman berkala untuk mengisi ulang telepon dan kadang-kadang mengakses internet. Selengkapnya

Baca Juga

Gaya Hidup

Kim Kardashian (Foto: dok.)

Kim Kardashian Dukung Ayah Tirinya, Bruce Jenner

Kardashian memberikan dukungan penuh untuk ayah tirinya, pemegang medali emas Olimpiade Bruce Jenner, yang mengatakan minggu lalu bahwa ia melihat dirinya sebagai seorang perempuan. Selengkapnya

Baca Juga

Ekonomi & Bisnis

Seorang perempuan berjalan melewati bendera Yunani yang dijual di pusat kota Athena, Yunani, sementara Yunani terancam kehabisan cadangan uang tunai dalam beberapa pekan mendatang jika kreditor Uni Eropa dan IMF menolak pemberian dana talangan.

Kesepakatan Baru Belum Tercapai, Yunani Berpotensi Kehabisan Cadangan Uang Tunai

Wakil Perdana Menteri Yunani Yannis Dragasaki mengatakan Yunani dan para kreditor harus mencapai kesepakatan baru pada awal Mei untuk mengatasi kebutuhan dana tunai Yunani. Hal ini disampaikannya dalam wawancara dengan suratkabar Yunani hari Sabtu (25/4) sebagaimana dikutip kantor berita REUTERS. Selengkapnya

Baca Juga

Olahraga

Rafael Nadal kalah dua set langsung 4-6, 6-7 dari Fabio Fognini dalam turnamen Barcelona Terbuka, Kamis (23/4).

Nadal Kalah Lagi di Lapangan Tanah Liat

Rafael Nadal kalah lagi di turnamen tanah liat setelah tumbang dua set langsung 4-6, 6-7 dari Fabio Fognini dalam turnamen Barcelona Terbuka, Kamis (23/4). Selengkapnya

Baca Juga

Politik

Presiden Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (27/4) mengatakan optimis Indonesia mampu memanfaatkan letak geografisnya sebagai penyeimbang negara-negara kawasan Asia Timur (VOA/Andylala).

Jokowi: Indonesia Bisa Jadi Penyeimbang Kawasan Asia Timur

Presiden Jokowi optimis, Indonesia mampu memanfaatkan letak geografisnya yang ia nilai strategis sebagai penyeimbang negara-negara kawasan Asia Timur. Selengkapnya

Baca Juga

Dengarkan

Beritanya
 Aktivitas di Facebook