Jumat, 24 Oktober 2014 Waktu UTC: 11:16


Fakta Wabah Ebola

Ikuti Kami

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang pengungsi Kurdi Suriah dari Kobani menggendong anaknya di kamp pengungsi di Suruc, Turki (23/10). (AP/Vadim Ghirda)

  • Warga mengusung peti jenazah pejuang Kurdi, yang tewas saat bertempur dengan militan ISIS di Kobani, Suriah (23/10). (AP/Lefteris Pitarakis)

  • Perempuan Kurdi menangisi tiga pejuang Kurdi yang tewas karena bertempur dengan militan ISIS, di Suruc, Turki (23/10). (AP/Lefteris Pitarakis)

  • Warga menonton pertempuran di Kobani, Suriah, dari atas bukit di pinggiran kota Suruc, Turki (23/10). (AP/Vadim Ghirda)

  • Asap dari serangan udara terlihat membubung dari atas bukit pinggiran kota Suruc, perbatasan Turki-Suriah (23/10). (AP/Lefteris Pitarakis)

  • Asap dari serangan udara terlihat membubung dari atas bukit pinggiran kota Suruc, perbatasan Turki-Suriah (22/10). (AP/Lefteris Pitarakis)

  • Perempuan-perempuan Kurdi dari Turki mengacungkan jari tanda kemenangan dalam pemakaman para pejuang Kurdi yang tewas dalam pertempuran dengan militan ISIS di Kobani, di TPU di Suruc, Turki (21/10). (Reuters/Kai Pfaffenbach)

  • Orang-orang Kurdi dari Turki melihat langit di atas Kobani, Suriah, untuk menunggu pesawat jet pejuang dari sebuah bukit di perbatasan Mursitpinar, Suruc, Turki (21/10). (Reuters/Kai Pfaffenbach)

  • Orang-orang Kurdi asal Turki mengitari api unggun di perbatasan Mursitpinar, di kota Suruc, Turki (22/10).

  • Perempuan-perempuan Kurdi di Turki berduka cita atas kematian para pejuang Kurdi di TPU di Suruc (21/10). (Reuters/Kai Pfaffenbach)

  • Tembakan senjata-senjata mesin melintas di atas kota Kobani, Suriah terlihat dari kota Suruc, Turki (21/10). (Reuters/Kai Pfaffenbach)

Kota Perbatasan Turki Tampung Pengungsi Kobani

Kota Kobani di Suriah, juga dikenal sebagai Ayn Arab, dan daerah sekitarnya, telah diserang ekstremis kelompok Negara Islam (ISIS) sejak pertengahan September dan dibela oleh para pejuang Kurdi.

Multimedia Lainnya

Tampilkan Lainnya

Indonesia

Aktivis ProFauna Indonesia Chapter Surabaya melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jawa Timur, di halaman Tugu Pahlawan, Surabaya, 23 Oktober 2014 (Foto: VOA/Petrus).

ProFauna Indonesia Tolak Rencana Pembangunan Smelter Nikel di Baluran

Pabrik pengolahan Nikel atas nama PT Situbondo Metalindo ini dikhawatirkan akan mengancam masa depan ekosistem Baluran, yang menjadi habitat berbagai satwa liar yang dilindungi. Selengkapnya

Baca Juga

Dunia

Presiden Dewan Uni Eropa Herman Van Rompuy.

Uni Eropa Sepakat Potong Emisi 40 Persen Sebelum 2030

Persetujuan itu, juga mencakup kewajiban agar sumber energi yang dapat diperbarui menjadi bahan bakar paling sedikit 27 persen kebutuhan energi blok itu sebelum batas waktu tadi. Selengkapnya

Baca Juga

Amerika Serikat

Para pejuang Kurdi di jalanan di kota Qara Tappa, Irak (21/10).

Militer AS: Tentara Irak Perlu Beberapa Bulan untuk Halau ISIS

Pejabat Komando Pusat Amerika, kemampuan Kurdi melakukan serangan darat yang lama di Irak membutuhkan waktu yang lebih banyak. Selengkapnya

Baca Juga

Olahraga

Presiden IOC, Thomas Bach (foto: dok). IOC memberi pengakuan sementara terhadap komite Olimpiade nasional Kosovo.

IOC Akui Komite Olimpiade Kosovo

Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah memberi pengakuan sementara terhadap komite Olimpiade nasional Kosovo (NOC). Selengkapnya

Baca Juga

Gaya Hidup

Dirjen WHO, Margaret Chan memberikan keterangan kepada media mengenai wabah ebola (foto: dok).

WHO akan Jelaskan Perkembangan Terakhir Wabah Ebola

Komite Darurat WHO untuk Ebola mempertimbangkan apakah akan mengubah rekomendasi untuk menanggapi wabah ebola dalam pertemuan Rabu (22/10). Selengkapnya

Baca Juga

Iptek

Presiden Dewan Uni Eropa Herman Van Rompuy.

Uni Eropa Sepakat Potong Emisi 40 Persen Sebelum 2030

Persetujuan itu, juga mencakup kewajiban agar sumber energi yang dapat diperbarui menjadi bahan bakar paling sedikit 27 persen kebutuhan energi blok itu sebelum batas waktu tadi. Selengkapnya

Baca Juga

Video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Perangkat untuk Tingkatkan Kualitas Koneksi Ponseli
X
Helmi Johannes
23.10.2014
Menggunakan ponsel di tengah kerumunan puluhan ribu orang seringkali sulit akibat terbatasnya saluran pada BTS yang ada. Kini sejumlah ilmuwan AS menciptakan perangkat yang bisa membuat ponsel memanfaatkan semua jaringan yang tersedia secara bersamaan, sehingga mengurangi beban jaringan seluler.
Video

Video Perangkat untuk Tingkatkan Kualitas Koneksi Ponsel

Menggunakan ponsel di tengah kerumunan puluhan ribu orang seringkali sulit akibat terbatasnya saluran pada BTS yang ada. Kini sejumlah ilmuwan AS menciptakan perangkat yang bisa membuat ponsel memanfaatkan semua jaringan yang tersedia secara bersamaan, sehingga mengurangi beban jaringan seluler.
Video

Video Menguatnya Oposisi di Kongres AS

Dikuasainya parlemen oleh oposisi tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di Amerika Serikat. Survei terbaru bahkan menunjukkan, oposisi AS akan memperkuat posisinya selepas pemilihan paruh waktu awal November nanti. Selengkapnya
Video

Video Turunnya Penjualan Tablet akibat Makin Lebarnya Layar Smartphone

Penjualan bagi iPad terbaru produksi Apple sedikit melemah, sementara tablet buatan pesaingnya yang berbasis Android juga biasa-biasa saja. Analis menilai, ada berbagai faktor yang melemahkan penjualan tablet termasuk semakin lebarnya layar ponsel. Selengkapnya dilaporkan tim VOA dari Washington, DC
Video

Video Kilas VOA 24 Oktober 2014

Parlemen Kanada kembali bersidang setelah penembakan maut. Aktivis Suriah mencatat 553 orang tewas akibat serangan udara koalisi sejak September. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengadakan tanya jawab dengan bahasa Mandarin. Pendeta Katolik menari tap dance dan menjadi bintang Youtube.
Video

Video Jokowi -JK Perlu Bentuk Pemerintahan Yang Profesional

Hiruk pikuk transisi demokrasi telah usai, kini pasangan Jokowi-JK resmi menjadi pemimpin negara dan mengemban amanah rakyat. Namun menurut sejumlah pengamat, Presiden Jokowi akan menghadapi tantangan yang besar.
Lihat Sebelumnya
 Aktivitas di Facebook