Sabtu, 20 Desember 2014 Waktu: 23:31

Ikuti Kami

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Para musisi tampil menghibur turis di restoran "La Mina" di Old Havana, Kuba (18/12).(Reuters/Enrique De La Osa)
  • Seorang pria menjual gambar-gambar pada turis di Old Havana, Kuba (18/12). (Reuters/Enrique De La Osa)
  • Fotografer MSNBC Tony Zumbado membaca koran Miami Herald di daerah Little Havana di Miami, di saat kantor-kantor berita dari seluruh dunia bersiap meliput reaksi warga Kuba Amerika atas langkah Presiden AS Barack Obama memperbaiki hubungan kedua negara dengan Kuba (18/12). (AP/Alan Diaz)
  • Senator Marco Rubio (kanan), anak imigran Kuba, berbicara dalam konferensi pers di Miami (18/12). (Reuters/Javier Galeano)
  • Warga Kuba Amerika Jose Feliu (kanan) menikmati kopi Kuba saat bersiap untuk bekerja di daerah Little Havana di Miami, Florida (18/12). (AP/Alan Diaz)
  • Seorang perempuan menunggu di dalam mobil klasik Amerika yang dulu digunakan sebagai angkutan umum di Havana, Kuba (18/12). (AP/Ramon Espinosa)
  • Seorang pria mengendarai mobil sambil memegang poster bergambarkan the Cuban Five -- lima orang pejabat intelijen Kuba yang ditangkap oleh AS -- untuk merayakan kebebasan mereka di Havana, Kuba (17/12). (AP/Ramon Espinosa)
  • Demonstran anti-Castro Sisay Barcia (kanan), beradu mulut dengan pendukung pro-Obama Peter Bell di Little Havana di Miami (17/12). (AP/Alan Diaz)
  • Seorang perempuan memegang bendera Kuba sementara merayakan pemulihan hubungan diplomatik antara Kuba dan AS, di halaman kedutaan besar Kuba di Santiago, Chile (17/12). (AP/Luis Hidalgo)
  • Kedutaan Besar AS di Havana, Kuba, saat hubungan diplomatik dihapus pada 1961.

AS Terus Dorong Demokrasi, HAM di Kuba

Presiden AS Barack Obama mengatakan Amerika Serikat akan "berbicara keras" mengenai kemerdekaan masyarakat Kuba, setelah mengumumkan langkah menuju normalisasi hubungan dengan Kuba dan membuka kedutaan besar di negara pulau yang komunis itu.

Multimedia Lainnya

Tampilkan Lainnya

Indonesia

Rektor UGM Prof Dwikorita Karnawati (tengah), Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni Dr. Paripurna Sugarda (kiri) dan Dr Erwan Agus Purwanto, dekan Fisipol (kanan) di Kampus UGM, Yogyakarta (Foto: VOA/Munarsih).

Sejumlah Kampus Yogyakarta Batal Putar Film 'Senyap'

Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengecam dan menyesalkan tindakan intimidasi ormas yang dinilai tidak menjunjung tinggi mimbar kebebasan akademik di dalam kampus. Selengkapnya

Baca Juga

Dunia

Pakistan

Serangan Drone Tewaskan 5 Militan Taliban di Waziristan Utara

Pihak berwenang mengatakan pesawat tanpa awak itu hari Sabtu menembakkan dua rudal di distrik Datta Khail, yang merupakan kubu militan al-Qaeda dan Taliban. Selengkapnya

Baca Juga

Amerika Serikat

Kendaraan Tim Respon FBI diparkir di depan gedung Navy Yard, Washington  DC untuk mengumpulkan bukti-bukti menyusul insiden penembakan di sekitar lokasi tersebut 18 September 2013 (Foto: dok).

Laporan Media: Sistem Pengumpulan dan Penyimpanan Bukti FBI 'Bermasalah'

New York Times mengatakan mendapat salinan laporan FBI mengenai "penyelidikan internal sangat penting" yang mendapati kesalahan pada hampir separuh dari 41 ribu bukti yang dikaji. Selengkapnya

Baca Juga

Olahraga

Petinju Inggris, Amir Khan, merayakan kemenangan atas Luis Collazo di Las Vegas. (Foto: Dok)

Petinju Amir Khan Donasikan Celana Kejuaraan untuk Sekolah Peshawar

Celana yang dipakai saat menjuarai pertandingan di Las Vegas itu didonasikan untuk sekolah di Pakistan, tempat 132 anak dibunuh Taliban. Selengkapnya

Baca Juga

Gaya Hidup

Yang Teng saat tiba di pengadilan Beijing untuk menuntut keadilan, Jumat (19/12).

Tawarkan Sembuhkan Homoseksual, Klinik di China Bayar Ganti Rugi

Pengadilan China memutuskan sebuah klinik harus membayar ganti rugi seorang pria homoseksual, setelah merawatnya dengan terapi listrik dalam upaya membuatnya jadi heteroseksual, tapi justru menyebabkan trauma. Selengkapnya

Baca Juga

Iptek

Dalam foto tertanggal 28/10/2014 ini, peneliti Haruku Obata mengungkapkan tentang penelitiannya mengenai sel induk. Namun kemudian diketahui bahwa ia memanipulasi penelitian tersebut.

Ilmuwan Jepang Mundur dari Penelitian karena Manipulasi

Ilmuwan perempuan Jepang, Haruko Obokata (31 tahun), mengundurkan diri dari tempatnya bekerja, setelah diduga melakukan manipulasi dalam penelitian sel induk, meski ia belum mengakuinya. Selengkapnya

Baca Juga
Fakta Wabah Ebola

Video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Gamelan Sari Rarasi
X
19.12.2014
Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto, pengajar gamelan di UC Berkeley dan Ben Brinner, kepala Departemen Musik. Selengkapnya simak liputan Tim VOA berikut ini.
Video

Video Gamelan Sari Raras

Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto, pengajar gamelan di UC Berkeley dan Ben Brinner, kepala Departemen Musik. Selengkapnya simak liputan Tim VOA berikut ini.
Video

Video Film 'The Interview' Batal Putar

Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang menayangkannya. Film komedi ini adalah kisah fiktif tetapi diprotes Korea Utara karena menampilkan upaya pembunuhan Kim Jong Un.
Video

Video Menetas Generasi Muda Pecinta Lingkungan

Organisasi nirlaba The Nature Conservancy mengajak siswa 25 sekolah kejuruan lingkungan Amerika berkenalan lebih dekat dengan alam. Mereka bertahan hidup 2 minggu tanpa teknologi yang biasa digunakan. Ikuti aktivitas mereka di Santa Rosa Plateau, California, bersama tim VOA.
Video

Video Bertani dengan Mikroba

Terlepas dari pandangan bahwa mikroba merupakan perusak dan penyebab penyakit tanaman dan ternak, banyak negara justru menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Apa upaya Amerika Serikat? Ikuti dalam liputan tim VOA dari North Carolina.
Video

Video Memberi Perintah kepada Smartphone Tanpa Menyentuh Layar

Sejumlah ponsel kini memberi pilihan memberi perintah kepada smartphone hanya dengan meraba sekitar layar. Dengan kemajuan teknologi, sebentar lagi orang bisa mengendalikan ponsel, termasuk mengganti lagu atau menolak panggilan, hanya dengan isyarat tangan tanpa menyentuh layar ponsel.
Lihat Sebelumnya
 Aktivitas di Facebook