Selasa, 09 Februari 2016 Waktu: 08:17

    Ikuti Kami

    Video Terbaru

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    VOA Oscars: 'Who Are You Wearing'i
    X
    Vina Mubtadi
    08.02.2016
    Sejak kapan pertanyaan klasik "Who Are You Weaing" ini menjadi tren di karpet merah di ajang bergengsi piala Oscar? Simak #VOAOscars bersama Vina Mubtadi berikut ini.

    VOA Oscars: 'Who Are You Wearing'

    Sejak kapan pertanyaan klasik "Who Are You Weaing" ini menjadi tren di karpet merah di ajang bergengsi piala Oscar? Simak #VOAOscars bersama Vina Mubtadi berikut ini.

    Multimedia Lainnya

    Tampilkan Sebelumnya

    Galeri Foto

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    • Komplek Islamic Society of Baltimore dan Sekolah Islam Al-Rahmah.
    • Presiden AS Barack Obama menyapa para siswa setelah berpidato di masjid Islamic Society of Baltimore di Catonsville, Maryland, 3 February 2016.
    • Para relawan muslim perempuan menunggu kedatangan Presiden Barack Obama.
    • Presiden Barack Obama berbicara kepada anggota komunitas Muslim Amerika di Islamic Society of Baltimore, 3 Februari 2016, di Baltimore, Maryland.
    • Anak-anak dari sekolah Al-Rahmah bertemu dengan Presiden Barack Obama, yang datang menyapa mereka saat berkunjung ke Islamic Society of Baltimore, 3 Februari 2016.
    • Anak-anak dari sekolah Al-Rahmah dan tamu lainnya bertemu dengan Presiden Barack Obama saat berkunjung ke Islamic Society of Baltimore, 3 Februari 2016.
    • Presiden Barack Obama menyapa anak-anak dari sekolah Al-Rahmah dan para tamu lainnya ketika berkunjung ke Islamic Society of Baltimore di Baltimore, Maryland, 3 Februari 2016.
    • Presiden Barack Obama berbicara di hadapan anggota komunitas Muslim Amerika di Islamic Society of Baltimore, 3 Februari 2016 di Baltimore, Maryland.
    • Presiden Barack Obama melepaskan sepatunya, untuk menghormati tata cara memasuki masjid, ketika berpidato di masjid Islamic Society of Baltimore di Catonsville, Maryland, 3 Februari 2016.
    • Presiden Barack Obama memberikan tandatangan kepada Sabah Muktar sebelum berpidato di masjid Islamic Society of Baltimore dan sekolah Al-Rahmah di Baltimore, Maryland, 3 Februari 2016.
    • Presiden AS Barack Obama ikut diskusi dengan anggota komunitas Muslim ketika berkunjung ke Islamic Society of Baltimore, 3 Februari 2016 di Windsor Mill, Maryland.
    • Sebuah kitab Al-Quran diletakkan pada tempat duduk bagi staf Gedung Putih yang mendampingi kunjungan Presiden Obama ke masjid Al-Rahmah. 
    • Demonstran berdiri dekat masjid di Baltimore, Maryland di mana Presiden Obama bertemu dengan tokoh Muslim Amerika, Rabu, 3 Februari 2016. (Foto: E. Cherneff/VOA)

    Indonesia

    Satuan Pamong Praja Kabupaten Sleman memusnahkan berbagai macam minuman keras hasil operasi beberapa waktu lalu, namun tidak bisa menghentikan konsumsi oplosan. (VOA/Nurhadi)

    Audio Jumlah Korban Meninggal Akibat Miras Oplosan Jadi 24 Orang

    Hingga Minggu malam (6/2), jumlah korban tewas akibat minuman keras oplosan di Yogyakarta mencapai 24 orang, sementara puluhan lainnya masih dirawat di rumah sakit. Polisi menahan dua pasang suami istri sebagai pengoplos dan penjual minuman maut itu. Selengkapnya

    Baca Juga

    Dunia

    Harga BBM di New Delhi, India. (Foto: ilustrasi)

    Pertumbuhan Ekonomi India Lebih Cepat dari China

    India mengatakan ekonominya tumbuh 7,3 persen pada kuartal terakhir tahun 2015, sehingga negara itu lebih maju daripada China yang mencatat pertumbuhan 6,8 persen pada periode yang sama. Selengkapnya

    Baca Juga

    Amerika Serikat

    Daniele Ferreira dos Santos memberi susu kepada anaknya Juan Pedro, yang menderita microcephaly, sementara menunggu untuk diperiksa di Altino Ventura Foundation, pusat pengobatan di Recife, negara bagian Pernambuco, Brazil, 4 Februari 2016.

    Presiden Obama Berupaya Berikan 250 Juta Dolar bagi Puerto Rico untuk Atasi Zika

    Pemerintah Obama sedang berupaya memperoleh anggaran federal 250 juta dolar untuk membantu Puerto Rico mengatasi meningkatnya kasus Zika setelah gubernur negara itu menyatakan kondisi darurat kesehatan publik. Selengkapnya

    Baca Juga

    Iptek

    Inovasi surya sediakan energi bersih dan murah bagi warga Kenya.

    Inovasi Surya Sediakan Energi Bersih dan Murah bagi Warga Kenya

    Di Kenya, sebuah perusahaan bernama M-Kopa Solar menyediakan energi bersih bagi lebih dari 300.000 rumah di seluruh Afrika Timur dengan memungkinkan konsumen membayar lewat ponsel. Selengkapnya

    Baca Juga

    Gaya Hidup

    Daniele Ferreira dos Santos memberi susu kepada anaknya Juan Pedro, yang menderita microcephaly, sementara menunggu untuk diperiksa di Altino Ventura Foundation, pusat pengobatan di Recife, negara bagian Pernambuco, Brazil, 4 Februari 2016.

    Presiden Obama Berupaya Berikan 250 Juta Dolar bagi Puerto Rico untuk Atasi Zika

    Pemerintah Obama sedang berupaya memperoleh anggaran federal 250 juta dolar untuk membantu Puerto Rico mengatasi meningkatnya kasus Zika setelah gubernur negara itu menyatakan kondisi darurat kesehatan publik. Selengkapnya

    Baca Juga

    Ekonomi & Bisnis

    Harga BBM di New Delhi, India. (Foto: ilustrasi)

    Pertumbuhan Ekonomi India Lebih Cepat dari China

    India mengatakan ekonominya tumbuh 7,3 persen pada kuartal terakhir tahun 2015, sehingga negara itu lebih maju daripada China yang mencatat pertumbuhan 6,8 persen pada periode yang sama. Selengkapnya

    Baca Juga

    Olahraga

    Para penggemar menyaksikan kegiatan Radio Row Super Bowl 50, di Moscone Convention Center, San Francisco, 5 Februari 2016. (P. Brewer/VOA)

    ‘Liputan Massal Radio’ di Super Bowl Menarik Perhatian

    "Radio Row" atau liputan massal radio memainkan peranan penting dalam menyemarakkan dan mengiklankan Super Bowl, kejuaraan tahunan Liga Football Nasional (NFL) tahun ini. Selengkapnya

    Baca Juga

    Politik

    Pemimpin pro-demokrasi Aung San Suu Kyi, tengah, berjalan bersama anggota DPR dari Liga Nasional bagi Demokrasi (NLD), 8 Februari 2016, di Naypyitaw, Myanmar.

    Muncul Isu Kemungkinan Aung San Suu Kyi Jadi Presiden Myanmar

    Kini berkembang spekulasi di Myanmar pemimpin oposisi sejak lama Aung San Suu Kyi kemungkinan akan menjadi presiden berikutnya,setelah keluarnya pengumuman bahwa nominasi untuk untuk posisi itu baru akan diumumkan hingga 17 Maret mendatang. Selengkapnya

    Baca Juga