Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:37

Berita / Dunia / Afrika

Zimbabwe Tetapkan Tanggal Referendum Konstitusi

Menteri Urusan Konstitusi Eric Matinenga mengemukakan pemerintah Zimbabwe telah menetapkan tanggal 16 Maret bagi referendum konstitusi.

PM Zimbabwe Morgan Tsvangirai (kiri) bersama Presiden Robert Mugabe (foto: dok). Tsvangirai mengatakan, Zimbabwe akan menyelenggarakan pemilu presiden dan parlemen bulan Juli.
PM Zimbabwe Morgan Tsvangirai (kiri) bersama Presiden Robert Mugabe (foto: dok). Tsvangirai mengatakan, Zimbabwe akan menyelenggarakan pemilu presiden dan parlemen bulan Juli.
UKURAN HURUF - +
Perdana Menteri Zimbabwe Morgan Tsvangirai mengatakan negara itu tampaknya akan menyelenggarakan pemilu presiden dan parlemen bulan Juli, setelah pemungutan suara mengenai sebuah konstitusi baru pada bulan Maret.

Tsvangirai berbicara hari Rabu, setelah Menteri Urusan Konstitusi Eric Matinenga mengemukakan pemerintah Zimbabwe telah menetapkan tanggal 16 Maret bagi referendum konstitusi itu.

Dalam sebuah konferensi pers di Harare, Matinenga menyatakan keprihatinan bahwa tambahan waktu mungkin diperlukan untuk pemungutan suara bulan Maret itu.

Majelis Konstitusi Nasional NCA yang terdiri dari kelompok-kelompok pro-demokrasi di Zimbabwe, telah bertekad untuk menantang tanggal referendum itu di pengadilan.

Dalam wawancara dengan VOA Siaran Zimbabwe, Ketua NCA Lovemore Madhuku mengatakan kelompoknya kini menuntut pemerintah Zimbabwe menyediakan periode debat sedikitnya dua bulan sebelum para pemilih memberi suara tentang konstitusi itu.

Partai MDC pimpinan Tsvangirai dan Partai ZANU-PF pimpinan Presiden Robert Mugabe, keduanya mendukung piagam baru itu.

Komunitas Pembangunan Afrika Selatan telah menuntut konstitusi baru itu disetujui sebelum Zimbabwe menggelar pemilu untuk menggantikan pemerintah bersatu, yang terbentuk setelah pemilu tahun 2008 yang diwarnai kekerasan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Tornado Dahsyat di Oklahoma Tewaskan Puluhan Orang - Laporan VOA

Serangan tordano dahsyat menimpa wilayah perkotaan dekat Oklahoma City di AS mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka. Tornado berkecepatan lebih dari 300 kilometer per jam ini meluluhlantakkan permukiman dan sekolah di wilayah Moore dekat Oklahoma City. Regu penyelamat masih mencari korban selamat yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya