Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:47

Berita / Dunia / Amerika Lainnya

Warga Venezuela Rayakan Masa Jabatan Baru Hugo Chavez

Pelantikan untuk masa jabatan baru Hugo Chavez direncanakan berlangsung Kamis, namun ia tak bisa hadir ke Venezuela karena harus menjalani pemulihan kesehatan di Kuba.

Warga Venezuela pendukung Presiden Hugo Chavez merayakan masa jabatan baru Chavez di jalan-jalan ibukota Caracas (10/1).
Warga Venezuela pendukung Presiden Hugo Chavez merayakan masa jabatan baru Chavez di jalan-jalan ibukota Caracas (10/1).
UKURAN HURUF - +
Para pendukung Presiden Venezuela Hugo Chavez mengadakan perayaan di luar istana kepresidenan di Caracas, dalam suatu peragaan solidaritas bagi pemimpin mereka yang kondisi kesehatannya masih terlalu payah untuk menghadiri pelantikannya.

Pelantikan untuk masa jabatan baru Chavez direncanakan berlangsung hari Kamis, tapi dia masih berada di Kuba, di mana dia beristirahat setelah pembedahan kanker.

Perayaan besar-besaran di ruas-ruas jalan menggantikan upacara pelantikan. Beberapa presiden dari Amerika Latin, termasuk Jose Mujica dari Uruguay, Evo Morales dari Bolivia, dan Daniel Ortega dari Nicaragua, menghadiri perayaan itu.

Mahkamah Agung Venezuela hari Rabu memutuskan Chavez boleh menunda pelantikannya hingga waktu yang tidak ditentukan, sehari setelah diumumkan dia tidak akan dapat meninggalkan Havana.

Para tokoh oposisi sangat marah dengan penundaan pelantikan, dengan mengemukakan alasan bahwa pemilu harus diadakan dalam 30 hari jika Presiden Chavez tidak dapat diambil sumpahnya tanggal 10 Januari, seperti yang dimandatkan oleh konstitusi.

Tetapi ketua Majelis Nasional Diosdado Cabello bulan lalu mengatakan ia tidak akan mengimbau diadakannya pemilu baru.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya