Selasa, 22 Juli 2014 Waktu UTC: 20:43

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Warga Korsel Nyalakan Lampu Natal Dekat Perbatasan Korut

Warga Korea Selatan telah menyalakan lampu-lampu berbentuk Pohon Natal dekat perbatasan dengan Korea Utara yang tegang, Minggu (23/12).

Pohon Natal dari baja berhias 30.000 lampu telah dinyalakan di Gimpo, Korea Selatan (22/12). Penyalaan lampu Natal yang baru pertama kalinya dalam dua tahun ini, hanya sepuluh hari pasca peluncuran roket Korut.
Pohon Natal dari baja berhias 30.000 lampu telah dinyalakan di Gimpo, Korea Selatan (22/12). Penyalaan lampu Natal yang baru pertama kalinya dalam dua tahun ini, hanya sepuluh hari pasca peluncuran roket Korut.
Ini merupakan yang pertama kalinya dalam dua tahun menyusul peluncuran roket Korea Utara.

Kementerian Pertahanan Seoul Minggu mengatakan fihaknya mengijinkan kelompok-kelompok Kristen menyalakan menara baja besar itu pada Sabtu dan akan tetap menyala sampai 2 Januari.

Pyongyang menganggap menara itu sebagai bagian dari perang propaganda, meskipun sejauh ini fihak utara belum menanggapi hal itu.

Acara penyalaan lampu ini berlangsung sepuluh hari setelah Korea Utara menempatkan sebuah satelit di orbit yang diangkut oleh sebuah roket jarak jauh. Korea Selatan dan Amerika mengatakan peluncuran itu merupakan uji terhadap teknologi misil yang dilarang.

Pohon itu tidak dinyalakan tahun lalu setelah pejabat minta warga Kristen agar tidak melakukan hal itu guna menghindari ketegangan menyusul kematian pemimpin Korea Utara Kim Jong Il Desember tahun lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook