Tautan-tautan Akses

Warga Korsel Nyalakan Lampu Natal Dekat Perbatasan Korut


Pohon Natal dari baja berhias 30.000 lampu telah dinyalakan di Gimpo, Korea Selatan (22/12). Penyalaan lampu Natal yang baru pertama kalinya dalam dua tahun ini, hanya sepuluh hari pasca peluncuran roket Korut.
Pohon Natal dari baja berhias 30.000 lampu telah dinyalakan di Gimpo, Korea Selatan (22/12). Penyalaan lampu Natal yang baru pertama kalinya dalam dua tahun ini, hanya sepuluh hari pasca peluncuran roket Korut.

Warga Korea Selatan telah menyalakan lampu-lampu berbentuk Pohon Natal dekat perbatasan dengan Korea Utara yang tegang, Minggu (23/12).

Ini merupakan yang pertama kalinya dalam dua tahun menyusul peluncuran roket Korea Utara.

Kementerian Pertahanan Seoul Minggu mengatakan fihaknya mengijinkan kelompok-kelompok Kristen menyalakan menara baja besar itu pada Sabtu dan akan tetap menyala sampai 2 Januari.

Pyongyang menganggap menara itu sebagai bagian dari perang propaganda, meskipun sejauh ini fihak utara belum menanggapi hal itu.

Acara penyalaan lampu ini berlangsung sepuluh hari setelah Korea Utara menempatkan sebuah satelit di orbit yang diangkut oleh sebuah roket jarak jauh. Korea Selatan dan Amerika mengatakan peluncuran itu merupakan uji terhadap teknologi misil yang dilarang.

Pohon itu tidak dinyalakan tahun lalu setelah pejabat minta warga Kristen agar tidak melakukan hal itu guna menghindari ketegangan menyusul kematian pemimpin Korea Utara Kim Jong Il Desember tahun lalu.

Recommended

XS
SM
MD
LG