Minggu, 26 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 02:35

Berita / AS

Warga di Kawasan Timur Laut AS Bersiap Hadapi Badai Besar

Warga di sembilan negara bagian di Amerika Timur Laut bersiap menghadapi badai musim dingin – yang menurut para peramal -- terburuk dalam 25 tahun.

Gambar yang dirilis Dinas Cuaca Nasional Amerika ini menunjukkan badai musim dingin menyelimuti wilayah timur laut Amerika, 7 Februari 2013. Diperkirakan badai salju akan menghantam wilayah padat penduduk dari wilayah New York hingga Boston dan sekitarnya, 8 Februari 2013. (AP Photo/NOAA).
Gambar yang dirilis Dinas Cuaca Nasional Amerika ini menunjukkan badai musim dingin menyelimuti wilayah timur laut Amerika, 7 Februari 2013. Diperkirakan badai salju akan menghantam wilayah padat penduduk dari wilayah New York hingga Boston dan sekitarnya, 8 Februari 2013. (AP Photo/NOAA).
UKURAN HURUF - +
Dinas Cuaca Nasional Amerika telah mengeluarkan peringatan badai hingga Sabtu sore di kawasan tersebut, dimana jutaan orang tinggal dan bekerja. Salju hingga setebal 61 sentimeter diperkirakan akan jatuh di kawasan tersebut, termasuk di kota-kota besar seperti Boston dan New York.

Sedikitnya, gubernur dua negara bagian telah memberlakukan keadaan darurat cuaca bahkan sebelum salju turun. Keadaan pada saat badai berlangsung diperkirakan akan sangat berbahaya, dimana temperatur berada di bawah titik beku, kemampuan pandang hampir tidak ada, dan angin berkecepatan hingga 105 kilometer per jam.

Pihak berwenang mendesak orang-orang untuk tidak berkendaraan, dan tinggal di dalam rumah. Ribuan sekolah tutup hari Jumat, perusahaan-perusahaan penerbangan membatalkan penerbangan hingga Sabtu, dan layanan-layanan kereta dihentikan untuk sementara waktu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya