Rabu, 01 Juni 2016 Waktu: 06:43

    Berita / AS

    Warga AS Heningkan Cipta Kenang Korban Penembakan Connecticut

    Presiden Barack Obama dan warga Amerika lainnya mengadakan acara mengheningkan cipta bagi para korban penembakan di Newtown, Connecticut.

    Bendera Amerika dan daftar korban penembakan massal menghiasi sudut kota Newtown, Connecticut (20/12). (Foto: AP)
    Bendera Amerika dan daftar korban penembakan massal menghiasi sudut kota Newtown, Connecticut (20/12). (Foto: AP)
    Presiden Amerika Barack Obama dan warga Amerika lainnya mengheningkan cipta Jumat pagi (21/12), mengenang anak-anak dan orang dewasa yang tewas oleh pria bersenjata di Newtown, Connecticut, minggu lalu.

    Lonceng gereja berdentang di Newtown dan di kota-kota lainnya di Amerika, para pelayat berdiri mengheningkan cipta sejenak.

    Pihak berwenang mengatakan Adam Lanza membunuh ibunya, kemudian menuju sebuah sekolah dasar, membunuh 20 anak-anak dan enam orang dewasa sebelum ia bunuh diri.

    Para penyelidik yakin Lanza membunuh ibunya sebelum pergi ke sekolah itu, dimana ia juga melakukan bunuh diri. Pihak berwenang sedang berusaha menetapkan motif serangan itu.

    Penembakan massal itu telah memperbaharui perdebatan nasional mengenai pengawasan senjata dan kekerasan bersenjata. Hari Kamis, gugus tugas federal Amerika, yang dibentuk sebagai tanggapan atas penembakan itu, bertemu untuk pertama kalinya.

    Wakil Presiden Joe Biden mengatakan kepada gugus tugas itu bahwa pemerintahan Obama bertekad untuk menemukan solusi dari kalangan pendidikan dan kesehatan jiwa, serta para ahli hukum terkait hak konstitusional warga Amerika untuk memiliki senjata.

    Presiden Obama, hari Rabu, menyerukan kepada Kongres untuk memberlakukan kembali larangan atas senjata serbu yang habis masa berlakunya tahun 2004.

    Lihat Juga

    Kerry Menuju Paris untuk Mulai Lagi Pembicaraan Timur Tengah

    Ada secercah harapan bagi perdamaian di Timur Tengah, dengan pernyataan Menteri Pertahanan baru Israel, Avigdor Lieberman yang mendukung solusi "dua negara untuk dua bangsa." Selengkapnya

    Hakim Kabulkan Permohonan Ganti Identitas Kelamin

    Pengadilan Negeri Bantul, Yogyakarta akhirnya mengabulkan tuntutan ganti identitas kelamin yang diajukan seorang pensiunan hakim. Dia yang selama ini dikenal sebagai perempuan dan sehari-hari mengenakan kerudung, mulai Selasa 31 Mei 2016 telah resmi menjadi laki-laki. Selengkapnya

    Perusahaan AS, Eropa Sepakat Cegah Ujaran Kebencian lewat Internet

    Beberapa perusahaan media sosial dunia telah berkomitmen untuk mencegah penggunaan media sosial oleh teroris guna menyebarkan kebencian terhadap siapa pun. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami