Senin, 20 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 12:05

Berita / Dunia / Amerika Lainnya

Wapres Venezuela Tolak Tuduhan Oposisi Terkait Inflasi

Wakil Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengecam para pengusaha yang dikatakannya mengguncang negara tersebut saat Presiden Chaves masih dalam proses penyembuhan, Sabtu (19/1).

Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas (Foto: dok).
Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Chavez belum muncul atau terdengar di muka umum selama lima pekan sejak operasi terakhirnya di Kuba, dan wakilnya Nicolas Maduro tampak memainkan peran lebih jelas sebagai wajah pemerintah.

Kantor berita Reuters melaporkan Wakil Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengecam para pengusaha negara itu, hari Sabtu (19/1). Menurut Maduro, para pengusaha tersebut berusaha mengguncang Venezuela, di saat Presiden Hugo Chavez tengah dalam proses penyembuhan dari operasi penyakit kankernya.

Maduro membantah pihak oposisi yang menuduhnya menyebabkan ekonomi Venezuela memburuk akibat inflasi setinggi 20 persen dan berbagai kekurangan lainnya di negara tersebut, dan menyebut tuduhan tersebut sebagai kampanye jahat terhadap proyek Presiden Chavez, yang berhaluan kiri itu.

Sementara Chavez tidak memerintah, Maduro - mantan supir bis yang pernah menjabat sebagai menteri luar negeri Venezuela tersebut, kian sering menggantikan setelan busana jasnya dengan pakaian olahraga biasa, gaya yang lebih disukai Presiden Chavez.

Wapres Venezuela Nicolas Maduro semakin sering melakukan kampanye di televisi sehingga lawan-lawannya mengatakan ia mencari dukungan sementara Presiden Hugo Chavez masih berobat di Kuba.

Maduro mengunjungi pasar Sabtu mempromosikan sayur-mayur, minyak goreng dan makanan lain dengan harga murah yang disubsidi pemerintah.  Ia juga meresmikan sebuah perumahan publik dan sebuah sekolah.

“Maduro berkampanye, bersiap-siaplah,” kata pemimpin oposisi Henrique Capriles dalam sebuah pesan di akun Twitternya Jumat malam. Politisi oposisi lainnya mempertanyakan kasak-kusuk Maduro ini, katanya ini merupakan usaha untuk membuat dirinya lebih akrab dengan warga Venezuela dan pada akhirnya menjadikan dirinya seorang kandidat presiden.

Sebelum operasi kanker yang terakhir, Chavez mengatakan kalau penyakitnya menyebabkan dirinya tidak bisa menjabat lagi, Maduro akan ikut pemilihan baru guna menggantikan dirinya. Chavez tidak berbicara kepada rakyatnya dan tidak terlihat selama lebih dari lima minggu. Maduro mengungkapkan keyakinannya Sabtu bahwa Chavez akan pulang kembali dari Kuba setelah selesai pengobatannya.

Pengambilan keputusan atas sejumlah masalah penting tampaknya ditunda sementara Chavez, yang berusia 58 tahun, sedang berusaha pulih dari operasi keempat penyakit kanker yang dideritanya. Keputusan penting tersebut diantaranya adalah persoalan devaluasi mata uang bolivar yang dikatakan para ekonom setempat semestinya sudah lama harus ditangani.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Antara Indonesia, Amerika dan Suriah - Liputan Berita VOA

Hari Kamis, minggu lalu, Menlu RI Marty Natalegawa berada di Washington DC untuk menjadi pembicara dalam konferensi Indonesia yang diadakan oleh CSIS. Usai konferensi, Menlu RI Marty Natalegawa, mengunjungi Menlu AS John Kerry dan menggunakan kesempatan itu untuk membahas berbagai isu termasuk Suriah. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya