Tautan-tautan Akses

Wapres AS Tak Ikut Bursa Kandidat Capres Karena Yakin Kalah


Wakil Presiden AS Joe Biden, didampingi istrinya Jill dan Presiden Barack Obama, mengumumkan bahwa ia tidak akan maju dalam nominasi pemilihan presiden (21/10). (AP/Jacquelyn Martin)
Wakil Presiden AS Joe Biden, didampingi istrinya Jill dan Presiden Barack Obama, mengumumkan bahwa ia tidak akan maju dalam nominasi pemilihan presiden (21/10). (AP/Jacquelyn Martin)

Biden mengatakan “jika saja saya merasa bisa menyusun kampanye yang pantas bagi para pendukung dan donator saya, tentu saya akan berkampanye.”

Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan, keputusannya untuk tidak maju dalam bursa kandidat calon presien dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden tahun depan adalah karena sadar ia “tidak akan bisa menang.”

Dalam wawancara dengan stasiun CBS yang disiarkan Minggu (25/10), Biden mengatakan “jika saja saya merasa bisa menyusun kampanye yang pantas bagi para pendukung dan donator saya, tentu saya akan berkampanye.”

Biden juga mengatakan tidak mau ikut bersaing hanya demi menghambat Hillary Clinton, sesama politisi Partai Demokrat yang saat ini menjadi unggulan utama.

“Saya suka Hillary. Hillary dan saya berteman baik,” kata Biden.

Mengakhiri spekulasi berkepanjangan, Biden minggu lalu mengatakan tidak akan mencalonkan diri. Hal itu diumumkannya di Gedung Putih sambil didampingi Presiden Barack Obama.

Dalam sejumlah jajak pendapat, nama Biden sempat mendapat dukungan cukup besar dari pemilih.

Politisi berusia 72 tahun itu mengatakan akan terus berusaha memberi sumbangan terbaik bagi Partai Demokrat.

“Saya tidak ingin partai ini beralih jauh dari apa yang sudah Barack dan saya lakukan.”

Biden belum memberi dukungan terbuka bagi bakal calon manapun dari Partai Demokrat. Setelah mundurnya Jim Webb dan Lincoln Chafee, tersisa tiga bakal calon yaitu Clinton, Bernie Sanders dan Martin O’Malley. [th]

XS
SM
MD
LG