Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 01:21

Berita / AS

Wapres AS Desak Perlunya Tindakan Atasi Kekerasan Senjata

Wakil Presiden Amerika Joe Biden mengatakan adalah “tidak bisa diterima” untuk tidak berbuat sesuatu tentang kekerasan senjata api di Amerika.

Wapres AS Joe Biden berbicara dalam sebuah konferensi mengenai permasalahan kekerasan dengan senjata api di AS, hari Kamis (21/2).
Wapres AS Joe Biden berbicara dalam sebuah konferensi mengenai permasalahan kekerasan dengan senjata api di AS, hari Kamis (21/2).
UKURAN HURUF - +
Biden berkata demikian dalam sebuah konferensi mengenai kekerasan dengan senjata api hanya beberapa kilometer dari tempat penembakan bulan Desember di Newtown, Connecticut di mana seorang laki-laki bersenjata membunuh 20 anak dan enam orang dewasa di sebuah SD.

Biden memuji para pejabat yang bekerja untuk menangani kejahatan terkait senjata api. Tapi ia menambahkan Amerika “secara menyeluruh dikritik” jika tindakan tidak diambil untuk menjaga warganya, aman dari serangan-serangan senjata api.

Para pakar di bidang kesehatan jiwa, penegak hukum dan pendidikan ikut serta dalam konferensi itu di Danbury, Connecticut itu.   Orang tua Grace McDonnell , korban Newton yang berusia tujuh tahun juga ikut dalam salah satu panel.

Acara itu diselenggarakan oleh anggota delegasi kongres negara bagian itu.

Presiden Barack Obama mendesak diberlakukannya pengecekan latar belakang universal bagi para pemilik senjata api, larangan senjata serbu militer dan membatasi amunisi senjata api.

Pihak-pihak pendukung kepemilikan senjata api mengatakan UU tambahan tidak akan membuat orang-orang yang bermaksud melakukan kekerasan  menjauhi senjata api dan pemerintah seharusnya memusatkan perhatian pada penegakan UU yang sudah ada.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya