Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 09:28

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Virus Mirip SARS Menyebar Antar Manusia

Suatu virus yang termasuk dari keluarga yang sama dengan yang menyebabkan SARS ditemukan menular dari manusia ke manusia.

Foto mikroskopik coronavirus, bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit termasuk pilek dan SARS. (Foto: Dok)
Foto mikroskopik coronavirus, bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit termasuk pilek dan SARS. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Seorang pasien ketiga di Inggris telah tertular virus baru seperti SARS, menjadikannya kasus kedua di negara tersebut dalam satu minggu, dan memperlihatkan bahwa infeksi mematikan disebarkan dari manusia ke manusia, menurut pihak berwenang pada Rabu (13/2).

Kasus terbaru ini menimpa seorang pria dari keluarga yang sama dengan pasien lainnya, membuat jumlah infeksi yang terkonfirmasi di dunia dari virus baru tersebut -- dikenal dengan coronavirus atau NCoV -- mencapai 11.

Dari kesemua kasus tersebut, lima diantaranya telah meninggal dunia. Sebagian besar yang terinfeksi pernah tinggal atau baru mengunjungi daerah Timur Tengah. Tiga diantaranya didiagnosa di Inggris.

NCoV diidentifikasi ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status kewaspadaan internasional pada September 2012 dengan mengatakan bahwa sebuah virus yang sebelumnya tidak dikenal pada manusia telah menginfeksi seorang pria asal Qatar yang baru saja mengunjungi Arab Saudi.

Virus tersebut satu famili dengan SARS, atau Severe Acute Respiratory Syndrome, virus yang muncul di Tiongkok pada 2002 dan menewaskan sekitar sepersepuluh dari 8.000 orang yang terinfeksi di dunia. Gejala-gejala terkait kedua virus tersebut mirip, termasuk penyakit pernafasan akut, demam, batuk dan kesulitan bernafas.

Badan Perlindungan Kesehatan Inggris (HPA) mengatakan bahwa pasien terakhir, seorang warga Inggris yang tidak memiliki riwayat bepergian baru-baru ini, sedang dirawat secara intensif di sebuah rumah sakit di Inggris tengah.

Ketiadaan riwayat perjalanan ke Timur Tengah memperlihatkan bahwa penularan dari manusia ke manusia telah terjadi, ujar John Watson, kepala penyakit pernafasan pada HPA.

WHO menyatakan bahwa meski ada bukti penularan antar manusia, masih diyakini bahwa risiko penularan tersebut sangat kecil.

Coronavirus biasanya menyebar seperti infeksi pernafasan lain, seperti flu, dan menjalar melalui udara saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Namun karena NCoV baru diidentifikasi September, bukti penularan antar manusia masih terbatas.

Watson mengatakan tidak perlu kecemasan yang berlebihan atas kasus ini karena kasus yang muncul pun masih sangat sedikit sejak kasus pertama dilaporkan tiga bulan lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya