Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 16:35

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Vietnam Sidangkan 14 Aktivis HAM atas Tuduhan Subversi

Para aktivis HAM tersebut ditangkap pada tahun 2011 atas kecurigaan terlibat dengan Viet Tan, kelompok oposisi yang dilarang yang berbasis di Amerika.

Polisi Vietnam melakukan penjagaan gedung pengadilan saat berlangsungnya sidang atas 3 blogger yang didakwa melakukan propaganda anti pemerintah (foto: dok).
Polisi Vietnam melakukan penjagaan gedung pengadilan saat berlangsungnya sidang atas 3 blogger yang didakwa melakukan propaganda anti pemerintah (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Pihak berwenang Vietnam telah menyidangkan 14 aktivis HAM atas tuduhan berusaha menggulingkan pemerintah komunis. Ini adalah kasus subversi terbesar yang diadili di Vietnam sejak bertahun-tahun.

Para terdakwa ditangkap tahun 2011 atas kecurigaan terlibat dengan Viet Tan, kelompok oposisi yang dilarang yang berbasis di Amerika dan dicap oleh Vietnam sebagai sebuah organisasi teroris.

Persidangan itu dibuka hari Selasa di sebuah pengadilan di provinsi Nghe An, Vietnam selatan. Pengadilan itu diperkirakan akan berlangsung singkat dan sidang terakhir dijadwalkan akhir minggu ini. Para blogger melaporkan keributan diluar ruang pengadilan selagi ratusan personil keamanan menghalangi keluarga dan pendukung terdakwa mendekat.

Jika dinyatakan bersalah para aktivis HAM itu bisa menghadapi hukuman penjara yang lama atau hukuman mati.

Tran Thu Nam termasuk diantara empat pengacara yang mewakili terdakwa di pengadilan. Berbicara kepada VOA lewat telephone setelah sidang hari Selasa, ia mengatakan tim pembela menolak tuduhan jaksa mengenai subversi.

Dalam pernyataan lewat email kepada VOA, juru bicara kelompok Viet Tan yang berkantor di California mengecam persidangan itu, dan menyebutnya sebagai pertanda pemerintah Vietnam “tidak menghormati ekspresi dan aspirasi politik secara damai”.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Diaspora Indonesia Selamat dari Tornado - Liputan Berita VOA

Amerika kembali dilanda bencana. Hari Senin kemarin, Amerika, tepatnya dekat Oklahoma city, negara bagian Oklahoma, diserang angin tornado yang menyapu bersih berbagai bangunan yang dilalui. Angin topan yang berkekuatan 320 km per jam itu menyebabkan 24 tewas termasuk termasuk anak-anak, bagaimana dengan warga Indonesia di wilayah itu? Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya