Senin, 22 September 2014 Waktu UTC: 04:13

Berita / Dunia

Utusan Perdamaian PBB Laporkan Kondisi Terpecah di Suriah

Utusan perdamaian Lakhdar Brahimi memperingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa Suriah yang dilanda perang sedang terpecah, sementara masyarakat internasional tidak berbuat apapun.

Utusan perdamaian PBB untuk Suriah, Lakhdar Brahimi (Foto: dok).
Utusan perdamaian PBB untuk Suriah, Lakhdar Brahimi (Foto: dok).
Para diplomat yang mendengar laporan Brahimi di dalam ruang tertutup itu mengatakan utusan tersebut juga memberitahu Dewan Keamanan bahwa konflik 22 bulan itu dan ke-60 ribu korban jiwa telah merusak pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Brahimi mengatakan demikian hari Selasa (29/1), hanya beberapa jam setelah jenazah sedikitnya 65 orang ditemukan di sebuah sungai di kota Aleppo. Banyak dari korban, yang digambarkan sebagai pria berusia 20-an dan 30-an, tangan mereka di-ikat dan pihak berwenang mengatakan masing-masing dibunuh dengan satu tembakan senjata api.

Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris memuat video di internet hari Selasa yang menunjukkan jenazah berlumpur yang katanya diseret dari sungai Queweik di daerah Bustan al-Qasr, Aleppo.

Observatory mengatakan tidak jelas siapa yang melakukan pembunuhan tersebut. Kedua kubu, baik pasukan pemerintah Suriah maupun pemberontak dituduh oleh organisasi-organisasi hak azasi telah melakukan kekejaman tak berperikemanusiaan dalam perang saudara negara itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook