Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 14:05

Berita / Dunia / Eropa

Uni Eropa Setujui Tes DNA atas Produk-produk Daging

Uni Eropa menyetujui rencana untuk melakukan tes DNA pada produk-produk daging sapi di tengah skandal pangan akibat produk yang tercampur dengan daging kuda.

Banyak produk daging telah ditarik keluar dari lemari-lemari es di supermarket di negara-negara Eropa akibat skandal tercemar daging kuda (foto: dok).
Banyak produk daging telah ditarik keluar dari lemari-lemari es di supermarket di negara-negara Eropa akibat skandal tercemar daging kuda (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Dalam sebuah pernyataan hari Jumat, Kepala Divisi Kesehatan Uni Eropa Tonio Borg mengimbau negara-negara anggotanya untuk "terus memberi tekanan" guna mengidentifikasi secara jelas urutan peristiwa skandal itu.

Banyak produk daging telah ditarik keluar dari lemari-lemari es di supermarket, awalnya di Inggris dan Irlandia, tetapi juga di negara-negara lain, termasuk Swedia dan Jerman.

Pernyataan itu mengatakan tes DNA itu akan berlangsung setidaknya sebulan. Tes itu akan memeriksa apakah dalam produk itu terdapat daging kuda tanpa label dan residu atau sisa fenilbutazon, obat anti-inflamasi yang dilarang digunakan dalam daging bagi konsumsi manusia.

Pada hari Kamis, Badan Pengawas Makanan Inggris mengatakan delapan diantara 206 ekor kuda yang diperiksanya dinyatakan positif menngandung fenilbutazon, secara umum dikenal sebagai bute.

Menurut laporan, enam diantara ke-delapan kuda itu, semuanya diproses di sebuah rumah potong di Inggris barat daya, telah dikirim ke Perancis dan "mungkin telah memasuki rantai toko pangan."
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya