Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 10:44

Berita / Dunia / Asia Pasifik

7 Tewas Dalam Proses Keagamaan Syiah di Pakistan

Pihak berwenang Pakistan telah memperketat pengamanan di seluruh negara di tengah-tengah munculnya laporan intelijen mengenai kemungkinan serangan terhadap upacara Syiah selama bulan suci Muharam.

Petugas rumah sakit merawat seorang warga yang terluka akibat serangan bom bunuh diri di Rawalpindi, Pakistan (21/11). Pihak berwenang Pakistan berupaya memperketat keamanan menyusul laporan intelijen terkait kemungkinan serangan atas upacara Syiah selama bulan suci Muharam.
Petugas rumah sakit merawat seorang warga yang terluka akibat serangan bom bunuh diri di Rawalpindi, Pakistan (21/11). Pihak berwenang Pakistan berupaya memperketat keamanan menyusul laporan intelijen terkait kemungkinan serangan atas upacara Syiah selama bulan suci Muharam.
UKURAN HURUF - +
Pejabat Pakistan mengatakan sebuah bom yang meledak di dekat prosesi keagamaan minoritas Syiah telah menewaskan tujuh orang, termasuk sedikitnya tiga anak-anak, dan  mencederai lebih dari sepuluh orang lainnya.

Pihak berwenang mengatakan serangan itu terjadi Sabtu di Dera Ismail Khan, dekat kawasan kesukuan Waziristan selatan.

Pakistan untuk sementara menghentikan layanan telepon genggam di kota-kota besar guna mencegah pemboman seperti itu, yang acapkali dipicu oleh telepon seluler.

Pihak berwenang telah memperketat pengamanan di seluruh negara di tengah-tengah munculnya laporan intelijen mengenai  kemungkinan serangan terhadap upacara Syiah selama bulan suci Muharam.

Ekstremis Sunni menarget warga Syiah di masa lalu, khususnya pada perayaan Ashura, saat warga Syiah memperingati kematian Imam Husein pada abad ke-7, cucu dari Nabi Muhammad. Hari Ashura jatuh pada hari Minggu tanggal 25 November.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya