Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 04:54

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Tiongkok Tangani Operasi Pelabuhan Utama Pakistan

Tiongkok telah memperoleh wewenang untuk menangani operasi di sebuah pelabuhan samudera yang strategis di Pakistan.

Pemerintah Pakistan sepakat untuk menyerahkan operasi Pelabuhan Samudera Gwadar kepada Tiongkok (foto: dok).
Pemerintah Pakistan sepakat untuk menyerahkan operasi Pelabuhan Samudera Gwadar kepada Tiongkok (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Tiongkok akan menangani sebuah pangkalan angkatan laut yang berpotensi di Laut Arab dan memperluas jangkauannya untuk menjamin keamanan rute-rute energi dan maritimnya.

Pemerintah Pakistan secara resmi menyerahkan operasi Pelabuhan Samudera Gwadar kepada pejabat-pejabat Tiongkok yang sedang berkunjung ke Pakistan dalam upacara hari Senin di Islamabad.

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengatakan serah terima itu merupakan awal era baru berbagai kesempatan bagi Pakistan dan Tiongkok.

Walaupun Tiongkok ikut mendanai dan membangun pelabuhan komersial Gwadar beberapa tahun lalu, pelabuhan itu tadinya dikelola oleh Otoritas Pelabuhan Singapura. Perusahaan Tiongkok milik negara, China Overseas Ports Holding Company, kini akan mengelola operasi pelabuhan itu.

Pelabuhan Gwadar terletak di ujung utara Laut Arab, dengan akses kunci ke jalur pelayaran ke arah barat Teluk Persia. Pelabuhan ini akan memberi wilayah Tiongkok barat rute yang lebih dekat ke jalur-jalur pelayaran dibandingkan kalau menggunakan pelabuhan di Tiongkok tenggara.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya