Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 17:53

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Tiongkok Siaga Setelah Jepang Gelar Jet Tempur di Laut Cina Timur

Tiongkok mengatakan pihaknya dalam keadaan siap siaga setelah Jepang menggelar jet-jet tempur di Laut Cina Timur.

Pesawat baling-baling Y-12 milik kantor Kelautan Negara Tiongkok terlihat melintasi sekitar 100 kilometer sebelah utara kepulauan sengketa, Senkaku (Jepang)/ Diaoyu Tiongkok), 13 December 2012 (Foto: dok).
Pesawat baling-baling Y-12 milik kantor Kelautan Negara Tiongkok terlihat melintasi sekitar 100 kilometer sebelah utara kepulauan sengketa, Senkaku (Jepang)/ Diaoyu Tiongkok), 13 December 2012 (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Media Jepang melaporkan Jepang mengirim jet tempur F15 setelah mendeteksi sebuah pesawat pengintai Tiongkok di wilayah udara yang disengketakan dekat kepulauan yang diperebutkan di Laut Cina Timur.

Juru bicara Kementrian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Selasa (25/12) memberitahu wartawan, Tiongkok akan mengamati dengan cermat keputusan Jepang menggelar jet-jet tempur. Ia mengatakan pesawat pengintai Tiongkok ketika itu sedang melakukan patroli rutin.

Pejabat pertahanan Jepang mengatakan pesawat baling-baling Y-12 dari Kantor Kelautan Negara Tiongkok terlihat sekitar 100 kilometer sebelah utara kepulauan tanpa penghuni yang di Jepang disebut Senkaku dan di Tiongkok disebut Diaoyu. Setelah Jepang menggelar jet-jet tempur pesawat Tiongkok itu meninggalkan kawasan itu.

Kepulauan tersebut telah menjadi sumber ketegangan utama antara kedua negara yang berpengaruh itu di Asia.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya