Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 08:40

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Tiongkok Mungkin Dukung Sanksi Baru terhadap Korut

Seorang analis mengatakan, hubungan Tiongkok-Korea Utara memburuk sejak peluncuran roket Pyongyang Desember lalu, dan akan semakin buruk jika Korea Utara melakukan ujicoba nuklir.

Hubungan Tiongkok-Korea Utara dilaporkan memburuk sejak Pyongyang mengabaikan peringatan internasional dan melakukan peluncuran roket Desember lalu dari fasilitas peluncuran Tongchang-ri, Korut (12 Desember 2012).
Hubungan Tiongkok-Korea Utara dilaporkan memburuk sejak Pyongyang mengabaikan peringatan internasional dan melakukan peluncuran roket Desember lalu dari fasilitas peluncuran Tongchang-ri, Korut (12 Desember 2012).
UKURAN HURUF - +
Tiongkok didesak masyarakat internasional untuk mendukung sanksi baru terhadap Korea Utara jika negara itu menindaklanjuti ancamannya melakukan ujicoba ketiga nuklir.

Setelah peluncuran roket jarak jauh Korea Utara Desember lalu, Tiongkok mendukung resolusi baru PBB yang memperkuat sanksi-sanksi yang ada untuk menghukum Pyongyang karena program senjata nuklirnya.

Resolusi itu, antara lain, mendesak anggota PBB memantau aktivitas organisasi keuangan Korea Utara di dalam negara mereka. Resolusi itu juga mengimbau larangan perjalanan bagi orang yang diduga terlibat program nuklir Korea Utara.

Jadi, apa reaksi Tiongkok jika Korea Utara melakukan ujicoba nuklir lagi? Tiongkok adalah anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yang diperkirakan akan bereaksi cepat, mungkin dengan sanksi ekonomi baru yang memperluas pembekuan aset-aset dan larangan perjalanan pada pejabat-pejabat Korea Utara.

Tiongkok mungkin akan mendukung langkah-langkah tersebut, kata analis urusan Asia dan akademisi yang diwawancarai VOA seperti pengajar senior media di Hong Kong, Zhou Bing.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan beberapa perusahaan Korea Utara dan bisnis terkait pemerintah mengambil langkah-langkah penangkal untuk menghindari sanksi-sanksi baru keuangan Tiongkok. Yonhap mengutip sumber di Beijing yang menguasai isu itu, seperti mengatakan ada tanda-tanda entitas Korea Utara akan menarik uang dari rekening mereka di bank-bank Tiongkok, atau mengubah nama perusahaan mereka di Tiongkok.

Jin Canrong, profesor pada Renmin University School of International Studies di Tiongkok,  kepada VOA mengatakan, hubungan Sino-Korea Utara memburuk sejak peluncuran roket Pyongyang Desember lalu, dan akan semakin buruk jika Korea Utara melakukan ujicoba nuklir. Ia menambahkan, titik lemah Pyongyang adalah ekonomi, dan langkah-langkah ekonomi Tiongkok terhadap Korea Utara sangat efektif.

Tetapi James Schoff, analis Asia pada Carnegie Endowment for International Peace di Amerika kepada VOA mengatakan, jika Tiongkok mendukung sanksi-sanksi baru, negara itu akan melakukannya dengan cara yang meminimalkan dampak ekonomi terhadap Pyongyang.

Tiongkok adalah sekutu utama dan mitra dagang Korea Utara. Tiongkok memasok Korea Utara yang miskin dengan bantuan ekonomi dan kemanusiaan yang penting. Tiongkok juga dianggap sebagai salah satu dari sedikit negara yang mampu mempengaruhi Pyongyang.

Korea Utara melakukan ujicoba nuklir tahun 2006 dan 2009 serta telah melakukan peluncuran roket jarak jauh.

Masyarakat internasional mengutuk peluncuran roket itu dan menuduhnya sebagai samaran ujicoba rudal balistik antarbenua. Korea Utara mengatakan peluncurkan roket Desember lalu untuk menempatkan satelit cuaca ke orbit.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya