Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 02:53

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Tiongkok Janjikan Penyelidikan Terkait Klaim Badan Anti-Doping Dunia

Tiongkok menjanjikan penyelidikan atas klaim pejabat Badan Anti-Doping Dunia (WADA) bahwa negara itu adalah sumber sebagian besar bahan baku obat terlarang yang digunakan untuk meningkatkan kinerja atlit.

Papan petunjuk menuju ruang pemeriksaan doping untuk para atlit peserta olimpiade musim panas di London tahun 2012 (Foto: dok). Tiongkok berjanji akan melakukan penyelidikan menyusul klaim Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang menuding negaranya sebagai pemasok terbesar bahan baku doping untuk atlit, Selasa (19/2).
Papan petunjuk menuju ruang pemeriksaan doping untuk para atlit peserta olimpiade musim panas di London tahun 2012 (Foto: dok). Tiongkok berjanji akan melakukan penyelidikan menyusul klaim Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang menuding negaranya sebagai pemasok terbesar bahan baku doping untuk atlit, Selasa (19/2).
UKURAN HURUF - +
Direktur Jenderal WADA David Howman pekan lalu mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa 99 persen bahan baku yang digunakan oleh geng kriminal di seluruh dunia untuk membuat obat-obat itu berasal dari Tiongkok. 



Kepala anti-doping Tiongkok Jiang Zhixue, hari Selasa (19/2) mengatakan ia terkejut oleh komentar itu dan mengatakan ia meragukan angka tersebut. Menurut media pemerintah, Zhixue menuntut informasi yang lebih rinci dari WADA.

 Tapi juga mengatakan ia akan menyelidiki tuduhan tersebut dan mengakui bahwa penjualan obat-obat terlarang masih menjadi masalah di Tiongkok.



Seperti banyak negara, Tiongkok menghadapi sejumlah skandal doping yang melibatkan atlet. Meskipun tetap menjadi masalah, banyak pakar mengatakan catatan doping Tiongkok telah membaik dalam beberapa tahun terakhir.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya