Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 04:45

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Tim Peneliti Inggris Kembangkan Tes Baru untuk Diagnosis HIV

Tim peneliti Inggris mengembangkan tes baru untuk mendiagnosis HIV yang 10 kali lebih efektif dan jauh lebih murah dari metode yang ada sekarang ini.

Tes baru HIV ini dapat secara signifikan memperbaiki diagnosis dan pengobatan di negara-negara berkembang (foto: dok).
Tes baru HIV ini dapat secara signifikan memperbaiki diagnosis dan pengobatan di negara-negara berkembang (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Jessica Berman
Tes darah baru untuk HIV itu menggunakan bintik-bintik emas mikroskopis atau nanopartikel untuk mendeteksi adanya penanda HIV, yaitu protein virus yang disebut p-24, dalam serum darah pasien, demikian menurut Molly Stevens, guru besar bahan biomedis di Imperial College, London. Ia memaparkan, "Cara kerjanya adalah dengan membuat beberapa nanopartikel emas menyatu dalam suatu rumpun yang akan terlihat biru oleh mata, sedangkan jika protein terkait penyakit itu tidak ada, maka nanopartikel tadi akan tetap terpisah, dan akan terlihat merah oleh mata."
 
Stevens mengatakan, tes nanopartikel itu lebih peka dibandingkan tes darah HIV konvensional. Sejauh ini, katanya, para peneliti telah berhasil menggunakan tes warna itu pada orang yang positif terkena HIV dan orang yang tidak tertular.
 
"Pada kenyataannya, juga pada pengidap HIV yang memiliki virus sangat kecil yang tidak dapat dideteksi dengan teknik konvensional. Jadi, kami benar-benar mampu mendeteksi virus pada penderita yang akan memberikan sinyal negatif," ujarnya lagi.
 
Stevens mengatakan, tujuannya sekarang adalah untuk membuat model pertama tes HIV itu lebih mudah dibawa dan digunakan, sehingga dapat dikirim dan diberikan di mana saja. Katanya, alat itu akan sangat berguna di daerah miskin, di mana sumber daya medis langka, tingkat penularan tinggi, dan kebutuhan pemeriksaan HIV yang sederhana dan cepat sangat besar.

Deteksi HIV dengan cepat sangat penting untuk menghentikan penyebaran virus yang mengancam jiwa dan memungkinkan pasien HIV untuk memulai terapi obat antiretroviral sesegera mungkin.
 
Artikel mengenai pengembangan tes HIV yang sangat peka dan murah ini dimuat dalam jurnal Nature Nanotechnology.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya