Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:39

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Tim Peneliti AS: Gambar pada Kemasan Rokok Lebih Efektif Cegah Orang Merokok

Penelitian baru di Amerika menyimpulkan gambar pada kemasan rokok di banyak negara, lebih efektif daripada peringatan tertulis larangan merokok.

Menurut James Thrasher, peneliti utama di Universitas South Carlina, label bergambar lebih mudah dipahami dibandingkan peringatan dengan  tulisan di kemasan rokok (foto: dok).
Menurut James Thrasher, peneliti utama di Universitas South Carlina, label bergambar lebih mudah dipahami dibandingkan peringatan dengan tulisan di kemasan rokok (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Lebih keras, lebih baik. Demikian kesimpulan penelitian baru mengenai peringatan bahaya merokok pada kemasan atau bungkus rokok. Tim peneliti di Universitas South Carolina di Amerika mempelajari jenis label peringatan mana yang mencegah orang dewasa merokok.

"Perokok menilai label peringatan dengan gambar dan teks lebih kuat dalam mendapat kepercayaan mereka, relevansinya dengan perokok itu sendiri dan lebih efektif daripada peringatan yang hanya berupa teks," demikian ungkapan James Thrasher, peneliti utama kemasan rokok tersebut.

Temuan tim itu akan muncul dalam American Journal of Preventive Medicine edisi Desember. 

Lebih dari 40 negara telah menempatkan label peringatan kesehatan dengan gambar.
 
Thrasher mengatakan perokok yang tidak terlalu 'melek huruf' menilai label bergambar lebih bisa dipahami dibandingkan peringatan hanya dengan tulisan. Ini merupakan temuan besar bagi negara-negara berkembang yang angka buta aksara dan jumlah perokoknya tinggi.

"Peringatan yang lebih keras, yang menunjukkan kerusakan fisik akibat merokok, lebih efektif daripada gambar lain, seperti gambar orang menderita dampak merokok atau gambar yang lebih simbolis atau abstrak, misalnya, batu nisan yang menunjukkan kematian akibat merokok," kata Thrasher.

Namun menurut Thrasher, perokok akhirnya menjadi tidak peka terhadap gambar paling keras pada paket, seperti foto organ tubuh yang sakit.

Australia baru-baru ini menjadi negara pertama yang mewajibkan kemasan rokok tanpa gambar. Langkah Australia itu dipuji Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), Margaret Chan.

"Kemasan polos membuang peringatan bahaya merokok dan menggantinya dengan kebenaran. Itu akan lebih bermanfaat bagi kesehatan," ujarnya.

Chan berbicara pada pertemuan global terbaru, Konferensi Negara-Negara Penandatangan Konvensi Kerangka Kerja WHO mengenai Pengendalian Tembakau minggu lalu.

Pendukung anti-rokok mengatakan, yang lebih penting daripada label untuk mencegah merokok, adalah membuat produk rokok lebih mahal.
 
Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau telah diratifikasi 176 negara sejak mulai diberlakukan tahun 2005. Amerika, produsen rokok terkemuka, dan tujuh negara lain telah menandatangani kesepakatan, namun belum meratifikasi konvensi itu. 10 negara lainnya belum menandatangani kesepakatan tersebut, termasuk Indonesia, yang sebagai negara dengan konsumen rokok yang cukup besar dan diperkirakan mencapai sekitar 57 juta perokok.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Tornado Dahsyat di Oklahoma Tewaskan Puluhan Orang - Laporan VOA

Serangan tordano dahsyat menimpa wilayah perkotaan dekat Oklahoma City di AS mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka. Tornado berkecepatan lebih dari 300 kilometer per jam ini meluluhlantakkan permukiman dan sekolah di wilayah Moore dekat Oklahoma City. Regu penyelamat masih mencari korban selamat yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya