Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:21

Berita / Dunia

Thailand Izinkan PBB Temui Pengungsi Rohingya yang Ditahan

Thailand telah mengizinkan Badan Pengungsi PBB untuk menemui sekitar 850 orang yang ditahan di negara tersebut, yang diduga sebagian besar merupakan pengungsi Rohingnya.

Kapal yang mengangkut sekitar 73 pengungsi Rohingnya ini ditahan oleh pihak berwenang saat berada di perairan Phuket, Thailand, 1 Januari 2013. (AP Photo). Thailand telah mengijinkan PBB untuk menemui sekitar 850 tahanan, yang sebagian besar diduga merupakan pengungsi Rohingnya (16/1).
Kapal yang mengangkut sekitar 73 pengungsi Rohingnya ini ditahan oleh pihak berwenang saat berada di perairan Phuket, Thailand, 1 Januari 2013. (AP Photo). Thailand telah mengijinkan PBB untuk menemui sekitar 850 tahanan, yang sebagian besar diduga merupakan pengungsi Rohingnya (16/1).
UKURAN HURUF - +
Dalam pernyataan hari Rabu, Badan Pengungsi PBB tadi menyambut baik jaminan itu. Badan itu mengatakan mereka berharap  akan segera mengunjungi pengungsi tersebut dan menentukan apakah mereka mencari suaka dan membutuhkan perlindungan internasional.

Sekitar 850 orang yang sebagian diduga merupakan pengungsi Muslim Rohingya, ditahan pekan ini dalam penggrebekan anti-perdagangan manusia di Thailand selatan. 

Pemerintah Thailand, yang sering memulangkan Rohingya, telah berjanji untuk memberi bantuan sementara bagi kelompok itu.

Ribuan minoritas Muslim Rohingya telah mengungsi dari negara-bagian Rakhine, Burma barat, dimana PBB mengatakan 115 ribu orang masih mengungsi di dalam Burma setelah kekerasan antar-golongan tahun lalu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Google Glass Picu Kontroversi - VOA untuk Dunia Tekno

Tak ada yang menandingi kecanggihan kacamata Google, yang menghadirkan fungsi ponsel pintar langsung di depan mata Anda. Google Glass, nama kacamata baru Google tersebut, memang belum tersedia luas, tapi sudah menimbulkan berbagai isu seputar etika dan hak privasi. Selengkapnya berikut liputan reporter VOA Ade Astuti.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya