Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 09:35

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Thailand Bersiap Antisipasi Demo Besar Anti-Pemerintah

Pihak berwenang memperkirakan puluhan ribu demonstran anti-pemerintah yang diatur oleh kelompok royalis yang menyebut dirinya “Pitak Siam” akan berunjuk rasa, Sabtu (24/11).

Polisi anti huru-hara Thailand berjaga di sekitar gedung-gedung Pemerintah untuk mengantisipasi unjukrasa anti-pemerintah yang diperkirakan akan berlangsung di Bangkok (23/11).
Polisi anti huru-hara Thailand berjaga di sekitar gedung-gedung Pemerintah untuk mengantisipasi unjukrasa anti-pemerintah yang diperkirakan akan berlangsung di Bangkok (23/11).
UKURAN HURUF - +
Thailand akan mengerahkan 17.000 polisi dan telah memberlakukan undang-undang keamanan khusus untuk apa yang pihak berwenang perkirakan akan menjadi demonstrasi anti-pemerintah terbesar sejak Perdana Menteri Yingluck Shinawatra memangku jabatan tahun 2011.

Pihak berwenang memperkirakan puluhan ribu demonstran dalam demonstrasi hari Sabtu itu, yang diatur oleh kelompok royalis yang menyebut dirinya “Pitak Siam,” atau “Lindungi Thailand.”

Kelompok itu menuduh pemerintahan Yingluck melakukan korupsi, mengizinkan fitnah terhadap raja yang dihormati dan menjadi boneka mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang adalah kakak Yingluck dan digulingkan dalam kudeta tahun 2006.

Pemerintah memberlakukan Undang-undang Keamanan Internal hari Kamis di tiga distrik Bangkok, dengan alasan kemungkinan terjadinya kekerasan. Undang-undang tersebut memungkinkan pihak berwenang menutup jalan-jalan, memberlakukan jam malam dan melarang penggunaan peralatan elektronik di daerah-daerah tertentu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya