Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:30

Berita / AS

Pria Asal Pakistan Divonis 14 Tahun Penjara di AS

Tahawwur Rana, pria kelahiran Pakistan, didapati bersalah membantu kelompok teroris dan dijatuhi hukuman 14 tahun penjara di pengadilan federal di kota Chicago, Kamis (17/1).

Dalam gambar sketsa pengadilan ini, nampak Tahawwur Rana, pebisnis kelahiran Pakistan yang dituduh mendukung gerakan teroris di AS, tengah disidang di pengadilan federal di Chicago (Foto: dok).
Dalam gambar sketsa pengadilan ini, nampak Tahawwur Rana, pebisnis kelahiran Pakistan yang dituduh mendukung gerakan teroris di AS, tengah disidang di pengadilan federal di Chicago (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Pebisnis kelahiran Pakistan, Tahawwur Rana, yang tinggal di Chicago, telah divonis 14 tahun penjara karena membantu kelompok teroris merencanakan serangan terhadap sebuah suratkabar Denmark yang menerbitkan kartun Nabi Muhammad.

Tim pembela mengatakan Rana tanpa sadar dibujuk untuk turut dalam rencana serangan tersebut oleh teman lamanya, David Coleman Headley, warga Amerika asal Pakistan yang bekerja di sebuah bisnis milik Rana yang berbasis di Chicago.

Tim juri mendapati tidak ada cukup bukti bahwa Rana membantu kelompok yang melakukan serangan 2008 di Mumbai, India yang menewaskan lebih dari 160 orang. Tetapi Headley telah mengaku bersalah telah mempersiapkan serangan Mumbai tersebut.

Tuntutan jaksa mengatakan Rana memberi Headley pekerjaan untuk memfasilitasi kegiatan terorisnya, sementara tim pembela Rana mengatakan dia mempekerjakan Headley semata-mata untuk menolong seorang teman dan tidak tahu menahu sejauh mana rencananya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Tornado Dahsyat di Oklahoma Tewaskan Puluhan Orang - Laporan VOA

Serangan tordano dahsyat menimpa wilayah perkotaan dekat Oklahoma City di AS mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka. Tornado berkecepatan lebih dari 300 kilometer per jam ini meluluhlantakkan permukiman dan sekolah di wilayah Moore dekat Oklahoma City. Regu penyelamat masih mencari korban selamat yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya