Sabtu, 25 Oktober 2014 Waktu UTC: 16:00

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Terapi Sel Induk Mungkin Senjata Baru Lawan AIDS

Peneliti AS mempersiapkan uji klinis terhadap terapi baru menggunakan sel induk yang direkayasa secara genetik, yang diharapkan mampu mengisi sistem kekebalan tubuh pasien HIV/AIDS dengan sel baru yang sehat dan kebal terhadap infeksi HIV.

Terapi sel induk diharapkan dapat membantu kekebalan tubuh penderita AIDS.
Terapi sel induk diharapkan dapat membantu kekebalan tubuh penderita AIDS.
Jessica Berman
Para ilmuwan percaya terapi baru tersebut bisa menjadi obat untuk pasien yang terinfeksi virus HIV. Teknik ini mencakup pengubahan genetis sel induk, atau stem cell, sel utama yang dapat dimanipulasi untuk menjadi jenis sel apapun. Dalam penelitian ini, periset merekayasa tiga gen yang  tahan terhadap serangan HIV menjadi sel induk.
 
Penelitian ini dipimpin oleh Joseph Anderson, peneliti sel induk  di Institute for Regenerative Cures di  University of California. Anderson mengatakan dia dan koleganya menternakkan tikus-tikus dengan  menambahkan sel-sel kekebalan manusia dan menyuntikkan sel induk yang dimodifikasi secara genetik. Kemudian mereka menginfeksi  tikus-tikus tersebut dengan HIV.
 
 "Tikus-tikus itu mampu mencegah infeksi HIV, dan sistem kekebalan  mereka normal meskipun virus itu ada dalam tubuh mereka.  Kami bisa mendeteksi virus yang terus berkembang di dalam tubuh tikus-tikus itu. Namun, karena kita  telah masukkan sel-sel induk yang direkaya secara  genetis, sel-sel tersebut mampu mempertahankan tingkat kekebalan sel  normal dan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan,” papar Anderson.
 
Anderson mengatakan sistem kekebalan tubuh pada tikus tampak normal, dengan adanya sel- sel yang kebal HIV yang bereproduksi dan berkembang. Menurut Anderson percobaan tersebut menegaskan keamanan dan efektivitas terapi. Dia sekarang berharap untuk melakukan uji coba klinis dari rekayasa genetik, sel-sel kekebalan yang  tahan terhadap HIV pada manusia yang terinfeksi virus HIV.
 
"Mudah-mudahan, jika ini dilanjutkan ke uji klinis pada manusia, kita akan mampu untuk mempertahankan sistem kekebalan tubuh manusia normal pada pasien yang terinfeksi HIV. Diharapkan mereka bisa berhenti minum obat antiretroviral karena sel induk yang kebal secara genetik  akan dapat melawan virus dalam tubuh pasien,” kata Anderson.
 
Artikel oleh Joseph Anderson dari University of California dan rekan-rekannya  mengenai sel-sel induk rekayasa hasil genetik yang kebal terhadap HIV diterbitkan dalam Journal of Virology edisi Mei.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: vhieynha dari: tegal
11.05.2012 04:27
astagfirullah..
dunia mw kiamat..

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook