Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 21:39

Berita / Dunia / Timur Tengah

Tentara Israel Bawa Warga Suriah ke Rumahsakit

Militer Israel mengevakuasi tujuh warga Suriah, yang luka-luka dalam bentrokan di Dataran Tinggi Golan, ke sebuah rumahsakit di Israel.

Tentara Israel berdiri di atas tank mengawasi perbatasan di Dataran Tinggi Golan (foto: dok).
Tentara Israel berdiri di atas tank mengawasi perbatasan di Dataran Tinggi Golan (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Juru bicara militer mengatakan tentara Israel merawat orang-orang Suriah yang luka-luka itu hari Sabtu dekat pagar keamanan di Golan, sebelum membawa mereka ke rumahsakit di Safed, kota di Israel utara.

Wakil Perdana Menteri Israel Moshe Yaalon memberitahu stasiun televisi Israel, bantuan itu diberikan dengan "alasan kemanusiaan." Dikatakan, kebijakan Israel tidak berubah untuk tidak terlibat dalam perang di Suriah, atau untuk memungkinkan masuknya pengungsi Suriah ke Israel.

Tidak jelas apakah orang-orang Suriah yang luka-luka itu adalah pemberontak yang berjuang untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, pasukan yang setia kepadanya atau warga sipil yang terperangkap dalam baku tembak.

Syrian Observatory for Human Rights hari Sabtu melaporkan, pemberontak merebut pos pemeriksaan polisi militer di Khan Arnabeh, kota di Golan dekat garis luar gencatan senjata di zona demiliterisasi yang berbatasan dengan Israel.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan mencaploknya tahun 1981. Dataran tinggi strategis itu terkena tembakan sporadis dari pertempuran di Suriah, memaksa pasukan Israel balas menembak.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA, 19 Juni 2013

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G-8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya