Jumat, 27 Mei 2016 Waktu: 09:18

    Berita / Indonesia

    Tanah Longsor di Sumatera, 9 Tewas 17 Hilang

    Dua tanah longsor terpisah yang dipicu oleh hujan lebat di Indonesia barat menewaskan sedikitnya sembilan orang dan 17 lainnya hilang, Sabtu (26/1).

    Warga berjalan di jalan setapak di wilayah yang terkena bencana tanah longor di Koto Timur,Padang Pariaman (Foto: dok). Dua buah insiden tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Sumatera, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan 17 orang dinyatakan hilang (26/1).
    Warga berjalan di jalan setapak di wilayah yang terkena bencana tanah longor di Koto Timur,Padang Pariaman (Foto: dok). Dua buah insiden tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Sumatera, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan 17 orang dinyatakan hilang (26/1).
    Dua tanah longsor terpisah yang dipicu oleh hujan lebat di Indonesia barat telah menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk empat pekerja geothermal dan 17 lainnya hilang. Demikian dikatakan pejabat Minggu (27/1).

    Pejabat urusan bencana Ade Edward mengatakan 20 rumah tertimbun lumpur dan batu-batuan yang jatuh dari bukit sekitarnya pada dini hari Minggu di desa Tanjung Sani, distrik Agam, Sumatra Barat.

    "Penyelamat mengeluarkan lima jenazah dan masih mencari 17 orang lainnya yang dilaporkan terkubur dibawah timbunan lumpur," kata Ade Edward. Tiga penduduk desa yang cedera dirawat di sebuah rumah sakit.

    Para pejabat urusan bencana mengatakan, longsor di Kerinci, Jambi, menewaskan empat pegawai geotermal di lokasi pemboran milik PT Pertamina Geothermal Energy.

    Menurut pejabat perusahaan tersebut, Adiatma Sardjito, hujan lebat telah memicu insiden tanah longsor di lokasi tersebut, Sabtu sore (26/1). Menurutnya, PT Pertamina Geothermal Energy telah mengerahkan peralatan berat untuk membantu usaha mengeluarkan jenazah dari timbunan lumpur.

    Hujan lebat dan penebangan atau penggundulan hutan adalah penyebab tanah longsor dan banjir bandang yang sering terjadi di Indonesia setiap tahun.

    Lihat Juga

    Microsoft, Facebook akan Pasang Kabel Data di Bawah Lautan Atlantik

    Microsoft dan Facebook mengumumkan langkah itu hari Kamis (26/5) dan menyebut kabel sepanjang 6,600 kilometer itu 'MAREA'. Selengkapnya

    Kapal Migran Tenggelam Lagi di Lepas Pantai Libya, 20 Mungkin Tewas

    Sekitar 20 orang dikhawatirkan tewas setelah sebuah kapal migran terbalik di lepas pantai Libya. Selengkapnya

    AS Cemas dengan Kemampuan ISIS untuk Ilhami Kekerasan

    Seorang pejabat tinggi AS Kamis (26/5) memperingatkan kemampuan kelompok teror ISIS untuk mengilhami tindak kekerasan di seluruh dunia, termasuk di Amerika. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami