Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 23:00

Berita / Indonesia

Tanah Longsor dan Banjir di Manado, 25 Meninggal

Jumlah korban yang meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sulawesi Utara meningkat mejadi 25 orang, Senin (18/2).

Petugas penyelamat mencari korban tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/2). (Foto: AP)
Petugas penyelamat mencari korban tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/2). (Foto: AP)
UKURAN HURUF - +
Tim SAR menemukan lima jenazah lagi dalam lumpur setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda di Sulawesi Utara. Jumlah yang meninggal meningkat menjadi 25 orang dalam bencana tersebut, yang menyebabkan penduduk harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Demikian ungkap polisi dan para saksi, Senin(18/2).

Sanak saudara  korban menangis saat menyaksikan jenazah keluarga mereka diangkat penduduk dan Tim SAR dari lumpur, Minggu (17/2) di tujuh kampung yang dilanda tanah longsor dan banjir di Manado, ibukota provinsi Sulawesi Utara. Dilaporkan lebih dari 1.000 rumah dilanda banjir akibat sungai yang meluap.

Pemerintah berusaha keras mendatangkan traktor dan buldoser melalui jalanan yang banjir, beberapa jam setelah hujan lebat mengakibatkan lumpur dan batu-batu longsor di daerah pebukitan Manado. Ratusan polisi, tentara dan penduduk menggali reruntuhan dengan tangan mereka, sekop, dan pacul.

Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Dicky Atotoy mengatakan 14 jenazah diangkat dari lumpur dan reruntuhan rumah, termasuk tiga anak-anak berusia tiga dan 10 tahun, dan seorang lagi ditemukan dalam air, Minggu malam (17/2). Diperkirakan sekitar 8.100 orang mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Gambar-gambar video TVOne menunjukkan para wanita meraung ketika jenazah yang berlumpur dimasukkan ke dalam karung hitam dan diangkut untuk dimakamkan, sementara keluarga lainnya yang berduka berteriak.

Menurut keterangan kepala desa Lucky  Sumakud, penduduk Tingkulu tengah sibuk membersihkan tumpukan tanah dari tanah longsor ketika lumpur dan batu-batu tiba-tiba longsor ke bawah bukit beberapa jam kemudian.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya