Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 12:17

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Survei di Afghanistan: Pasukan Keamanan Butuh Dukungan Pasukan Asing

Survey terbaru menyatakan bahwa rakyat Afghanistan berpendapat negaranya kini bergerak ke arah yang benar, namun polisi dan militer negara itu masih perlu dukungan pasukan asing.

Lebih dari separuh warga Afghanistan beranggapan bahwa pasukan keamanan negaranya masih memerlukan dukungan pasukan asing (Foto: dok).
Lebih dari separuh warga Afghanistan beranggapan bahwa pasukan keamanan negaranya masih memerlukan dukungan pasukan asing (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Lebih dari setengah warga Afghanistan yang berpartisipasi dalam sebuah survei baru mengatakan negara mereka kini bergerak ke arah yang benar, sementara sekitar dua pertiganya mengatakan, polisi dan militer negara itu tidak dapat beroperasi tanpa dukungan pasukan asing.

Asia Foundation yang berbasis di Amerika merilis laporan tahunannya Rabu (14/11) dan mengatakan, 52% rakyat Afghanistan berpendapat negara itu bergerak ke arah yang benar. Angka itu meningkat dari 46 persen tahun lalu. Namun, kelompok itu mengingatkan bahwa hasil survai mungkin kurang mencerminkan orang-orang yang berpendapat negatif,  mengingat survai itu memiliki akses terbatas ke beberapa wilayah karena alasan keamanan.

Kebanyakan responden mengatakan, mereka menilai militer dan polisi jujur dan adil, namun dua tahun sebelum pasukan tempur internasional ditarik mundur, mayoritas mengatakan pasukan keamanan tidak bisa beroperasi sendiri.

Rakyat Afghanistan menyebutkan keamanan, pengangguran dan korupsi adalah masalah-masalah terbesar yang kini dihadapi negara itu.

Hari Rabu, polisi mengatakan para pemberontak Taliban menembak mati dua orang yang bekerja sebagai penerjermah bagi pasukan NATO.

Pihak berwenang mengatakan, para pemberontak meninggalkan mayat kedua penerjemah itu di sebelah mobil mereka di pinggir jalan di propinsi Logar.  Kedua orang tersebut dilaporkan sedang dalam perjalanan ke tempat kerja di Kamp Shank, sebuah detasemen koalisi.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Kebijakan Drone - Liputan Berita VOA

Presiden Amerika Barack Obama memaparkan stategi pemerintahannya menanggulangi ancaman terorisme internasional. Isu utama yang dijabarkan dalam pidato ini adalah penggunaan pesawat tidak berawak atau drone yang masih menurut analis berandil mencegah aksi terorisme meski juga dikritik banyak pihak. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya