Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:39

Berita / Dunia / Amerika Lainnya

Suku Indian Venezuela Akan Bebaskan Tentara Tawanan

Suku Indian di Venezuela akan membebaskan tentara yang ditawan karena dianggap melanggar aturan dan menganiaya anggota suku mereka.

Tentara menjaga kiriman cadangan emas di Bank Sentral di Caracas, Venezuela. (Foto: Dok)
Tentara menjaga kiriman cadangan emas di Bank Sentral di Caracas, Venezuela. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Seorang wakil suku Indian Pemon di Venezuela mengatakan sekelompok orang Indian yang mengikat dan menahan puluhan tentara berencana membebaskan mereka.

Alexis Romero mengatakan anggota suku itu memutuskan membebaskan tentara yang ditawan setelah dicapai kesepakatan dengan perwakilan pemerintah.

Menurut Romero, suku Pemon marah atas apa yang mereka nilai sebagai pelanggaran dan penganiayaan oleh tentara di negara bagian Bolivar, Venezuela timur, di mana terkandung cadangan emas yang besar.

Penambangan ilegal oleh orang-orang Brasil, Kolombia, dan orang asing lain tersebar luas di daerah pertambangan terpencil itu.

Romero mengatakan orang-orang Indian yang menahan tentara pekan lalu berencana membebaskan mereka Minggu (10/2).
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Apple Disinyalir Siasati Pengenaan Pajak - Laporan VOA

Apple Disinyalir Siasati Pengenaan Pajak - Laporan VOA 23 Mei 2013 (ini sudah tanggal Indonesia) Sebuah subkomisi investigasi di Kongres AS memeriksa beberapa perusahaan terkemuka Amerika yang dituduh menghindari pengenaan pajak korporasi. Perusahaan-perusahaan tersebut, temasuk Apple, memindahkan sebagian operasi mereka dan mendaftarkan anak perusahaannya di luar negeri, sehingga bisa menghindari pengenaan pajak penghasilan korporasi di AS.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya