Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:54

Berita / Politik

Sudan dan Sudan Selatan Capai Tahap Akhir Perundingan Bilateral

Pemerintah Sudan dan Sudan Selatan telah mencapai tahap akhir dalam perundingan bilateral mereka, kecuali mengenai masalah perbatasan kedua negara.

Meski perundingan Sudan dan Sudan Selatan mengenai berbagai isu bisa diselesaikan minggu depan, masalah kawasan Abyei yang kaya minyak belum dibahas sama sekali (foto: Dok).
Meski perundingan Sudan dan Sudan Selatan mengenai berbagai isu bisa diselesaikan minggu depan, masalah kawasan Abyei yang kaya minyak belum dibahas sama sekali (foto: Dok).
UKURAN HURUF - +
Sudan dan Sudan Selatan baru-baru ini memulai lagi perundingan mengenai masalah ekonomi, wilayah perbatasan, minyak, dan keamanan. Dr. Mutrif Saddiq dari delegasi Sudan mengatakan, kedua negara telah membuat kemajuan pada hampir semua isu dalam seminggu belakangan.
 
Mengenai minyak, perdagangan, dan ekonomi, kedua negara membuat rancangan kerangka perjanjian dalam komite-komite khusus. Namun kompromi mengenai sengketa perbatasan masih akan butuh waktu lama. Masalah-masalah menonjol, seperti kawasan Abyei, bahkan belum dibahas.
 
Michael Makuei, Menteri Urusan Parlemen Sudan Selatan dan sekaligus ketua Komite Perbatasan, mengatakan bahwa kompromi mengenai isu perbatasan belum tercapai.
 
Kedua negara akan menghadapi sanksi apabila tidak mencapai persetujuan pada 22 September, batas waktu yang ditetapkan PBB. Makuei mengatakan, Sudan Selatan yakin Pemerintah Sudan akan berubah pikiran pada saat terakhir dan menerima peta PBB, karena tidak ada pilihan lain.
 
“Perundingan ini seharusnya merupakan kesepakatan menyeluruh yang mencakup semua hal. Bahkan isu-isu yang sudah disepakati tidak akan berarti apa-apa jika kami tidak sepakat mengenai isu-isu lain yang belum terselesaikan,” ujar Makuei.
 
Namun, Dr. Mutrif Saddiq berpendapat bahwa masalah tidak akan ada  apabila kedua negara tidak menetapkan batas waktu.
 
Ia mengatakan “Jika kami tidak selesai berunding, majelis perunding bebas menyampaikan nasehat atau rekomendasi dan pandangan mereka mengenai cara melangkah ke depan kepada Dewan Keamanan PBB. Para pakar perlu waktu berbulan-bulan untuk membahas isu perbatasan saja. Jadi waktu yang ada ini adalah untuk merancang cara melangkah ke depan isu-isu yang belum selesai, tidak untuk menyelesaikan isu-isu itu.”
 
Sudan Selatan mendapat kemerdekaan tahun 2011 dari Sudan, mengakhiri perang saudara. Kedua presiden diperkirakan akan tiba di Addis Ababa sebelum batas waktu itu, tetapi belum ditetapkan tanggal yang pasti.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya