Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:05

Berita / Dunia / Timur Tengah

Studi Arkeologi Kaitkan Krisis Suriah Dengan Pergolakan Kekaisaran Mesopotamia

Riset dari Universitas Sheffield di Inggris menunjukkan persamaan yang menonjol antara situasi di Suriah saat ini dengan pergolakan politik kekaisaran Mesopotamia abad perunggu (Akkadia).

Dua anggota Tentara Pembebasan Suriah mengawasi asap hitam yang mengepul dari bangunan-bangunan kota di Aleppo, Suriah, dari posisi mereka di garis depan saat bertempur dengan tentara pendukung Presiden Bashar al-Assad (26/12). Riset dari Universitas Sherffield di Inggris menunjukkan persamaan yang menonjol antara situasi Suriah saat ini dengan pergolakan politik kekaisaran mesopotamia di abad perungu (Akkadia).
Dua anggota Tentara Pembebasan Suriah mengawasi asap hitam yang mengepul dari bangunan-bangunan kota di Aleppo, Suriah, dari posisi mereka di garis depan saat bertempur dengan tentara pendukung Presiden Bashar al-Assad (26/12). Riset dari Universitas Sherffield di Inggris menunjukkan persamaan yang menonjol antara situasi Suriah saat ini dengan pergolakan politik kekaisaran mesopotamia di abad perungu (Akkadia).
UKURAN HURUF - +
Kemarau, kemunduran perkotaan dan runtuhnya pemerintahan mengakhiri peran utama perekonomian Suriah di Timur Tengah 4200 tahun lalu. Riset dari Universitas Sheffield di Inggris menunjukkan persamaan yang menonjol antara situasi di Suriah yang kini dikoyak perang dengan pergolakan politik kekaisaran Mesopotamia abad perunggu yang dikenal sebagai Akkadia.

Ellery Frahm, dari Fakultas Arkeologi, Universitas Sheffield mendapati kaitan itu dengan meriset perdagangan obsidian atau batu vulkanik di Urkesh pusat keuangan kosmopolitan yang kini menjadi Suriah timur laut.

Batu kaca vulkanik itu yang digunakan untuk membuat alat-alat pemotong setajam pisau cukur berasal dari enam gunung berapi yang berbeda sebelum runtuhnya kerajaan yang terbentang sampai ke wilayah yang disebut Irak di jaman modern ini.

Sementara rute perdagangan dan pemerintahan regional runtuh semasa apa yang disebut sebagian sejarawan sebuah periode kebangkitan militer dan kekerasan, Urkesh hanya bisa memperoleh batu obsidian dari dua sumber berdekatan yang menunjukkan dampak krisis atas perpindahan orang dan barang.

Selain itu kata Frahm, pada waktu itu pertanian di daerah tersebut seperti halnya sekarang ini, umumnya mengandalkan curah hujan ketimbang irigasi, dan panen zaman Akkadia tidak bisa mengejar peningkatan populasi di kawasan itu. Ia menambahkan bahwa pergeseran iklim saat ini menyebabkan kemarau lebih parah sementara populasi bertambah besar lagi untuk diberi makan, pertanian modern Suriah juga tidak bisa berkesinambungan.

Frahm menekankan bahwa studinya tidak mengecilkan kekerasan sekarang ini di Suriah. Sebaliknya katanya menawarkan sebuah cara untuk memahami apa yang mungkin terbentang di depan  dengan mengungkapkan tanda-tanda di masa lalu beraksi terhadap krisis internal dan eksternal mereka sendiri.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Tornado Dahsyat di Oklahoma Tewaskan Puluhan Orang - Laporan VOA

Serangan tordano dahsyat menimpa wilayah perkotaan dekat Oklahoma City di AS mengakibatkan puluhan orang tewas dan ratusan terluka. Tornado berkecepatan lebih dari 300 kilometer per jam ini meluluhlantakkan permukiman dan sekolah di wilayah Moore dekat Oklahoma City. Regu penyelamat masih mencari korban selamat yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya