Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 07:29

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Sidang Dengar Pendapat Kasus Perkosaan India Berlangsung Tertutup

Sidang dengar pendapat terhadap lima dari enam tersangka kasus perkosaan brutal di ibukota India, New Delhi hari Senin (7/1) berlangsung tertutup.

Polisi India melakukan penjagaan ketat di luar gedung pengadilan kasus perkosaan di mana 5 orang didakwa sebagai tersangka di New Delhi (7/1).
Polisi India melakukan penjagaan ketat di luar gedung pengadilan kasus perkosaan di mana 5 orang didakwa sebagai tersangka di New Delhi (7/1).
UKURAN HURUF - +
Hakim yang memeriksa kasus itu – Namrita Aggarwal – mengumumkan hal itu hari Senin tidak lama setelah kelima tersangka tiba di pengadilan di New Delhi. Ia mengatakan sidang berikutnya akan diselenggarakan 10 Januari, tetapi tidak mengisyaratkan apakah kasus itu akan disidangkan di pengadilan kilat atau tidak.

Namrita Aggarwal juga mengosongkan ruang sidang yang padat setelah protes gaduh dari para pengacara yang keberatan karena para tersangka diberi penasehat hukum, dan juga banyaknya wartawan lokal dan asing yang berdesak-desakan untuk mendengar proses pemeriksaan.

Enam tersangka – termasuk seorang remaja – dituduh menyerang seorang perempuan berusia 23 tahun dan rekan laki-lakinya, setelah mengajak mereka berdua menaiki bis di New Delhi pada 16 Desember lalu. Mereka berdua dipukuli dengan besi. Sang perempuan diperkosa beramai-ramai dan kemudian kedua korban dicampakkan keluar bis.

Perempuan yang tidak diungkapkan namanya itu meninggal dunia 29 Desember lalu di sebuah rumah sakit di Singapura dimana ia dirawat.

Pihak berwenang India telah menuduh keenam laki-laki dengan melakukan pembunuhan, perkosaan, penculikan dan tuduhan-tuduhan lain. Para pejabat mengatakan mereka akan menuntut hukuman mati jika keenamnya terbukti bersalah.

Guna meringankan tuntutan hukuman, dua diantara tersangka mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka bersedia menjadi saksi dalam persidangan.

Tersangka keenam yang berusia di bawah 18 tahun akan diadili secara terpiah di pengadilan anak-anak.

Menteri Kehakiman India pekan lalu membentuk pengadilan kilat di New Delhi untuk mengadili laki-laki yang dituduh melakukan perkosaan brutal itu. Ini merupakan satu dari lima pengadilan sejenis yang dibentuk di New Delhi, yang oleh sebagian orang dikenal sebagai “ibukota pemerkosaan” India.

Menteri Kehakiman Altamas Kabir hari Senin telah meminta pengadilan di seluruh negara bagian India untuk membentuk pengadilan kilat guna mengadili kasus penyerangan seksual dan kasus-kasus kejahatan lain terhadap perempuan. Ini merupakan upaya untuk memintas sistem pengadilan India yang sangat padat, dimana keputusan atas suatu kasus bisa memakan waktu bertahun-tahun.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Respon AS terhadap Konflik Rohingya - Liputan Berita VOA 21 Mei 2013

Seperti di tanah air, aksi kekerasan terhadap Muslim Rohingya juga mendapat perhatian dari pemerintah maupun sebagian rakyat Amerika Serikat. Presiden Barack Obama meminta pemerintah Burma yang juga dikenal sebagai Myanmar serius merespon serangan dan relokasi paksa warga Rohingya. Amerika berharap berbagai konflik etnis di negara yang baru berdemokrasi tersebut bisa segera diatasi. Selengkapnya dilaporkan Nova Poerwadi dan tim VOA dari Washington, D.C
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang wanita mempersiapkan upacara tradisional Gwan-Rye di Seoul, Korea Selatan. Upacara ini diadakan bagi anak laki-laki dan perempuan yang menginjak usia 20 tahun, sebagai individu yang independen.
  • Sebuah balon udara jatuh ke tanah setelah bertabrakan dengan yang lain selama perjalanan di Cappadocia, Turki. Dua wisatawan Brazil tewas dan 23 orang lainnya terluka akibat tabrakan dua balon udara tersebut.
  • Perempuan dan anak-anak antri untuk mengambil air dari keran di sebuah kamp bagi para pengungsi di kota al-Mazraq, provinsi Hajja, Yaman barat laut.
  • Badai tornado (puting beliung) hampir menyentuh tanah di dekat South Haven, di negara bagian Kansas, AS.
  • Para fotografer bekerja selama sesi pemotretan untuk film "Blood Ties" di Festival Film Cannes ke-66 di Cannes, Prancis.
  • Seorang wanita mengenakan gaun dari bunga segar yang dirancang oleh desainer Zita Elze, berpose untuk difoto di sebuah taman pada pameran bunga Chelsea, di London, Inggris.
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (tengah) dan isterinya Ri Sol-ju saat berkunjung ke kamp anak-anak 'Pyongyang Myohyangsan' yang terletak di kaki Gunung Myohyang di Provinsi Phyongan Utara (foto courtesy: KCNA).
  • Pekerja mendorong sebuah rakit bambu besar, sementara yang lain mencoba membongkar bagian-bagian rakit bambu itu di Sittwe, negara bagian Rakhine, Burma.
  • Para pebalap sepeda naik tanjakan dalam etape ke-15 sepanjang 146 km, lomba balap sepeda Giro d'Italia di perbatasan Italia-Perancis.
  • Para anggota kelompok Castellers "Vila de Gracia" mulai membentuk menara manusia yang disebut "castell" di lingkungan Barcelona Gracia, di Catalonia, Spanyol.
Lainnya